Trump Sambut Penangguhan Skorsing Balogun oleh FIFA

oleh -38 Dilihat
oleh
Trump Sambut Penangguhan Skorsing Balogun oleh FIFA
Trump Sambut Penangguhan Skorsing Balogun oleh FIFA
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasi kepada FIFA setelah Komite Disiplin memutuskan menangguhkan pelaksanaan sanksi larangan bertanding terhadap penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun. Keputusan tersebut membuat Balogun tetap memenuhi syarat tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Seattle, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.

Tak lama setelah keputusan diumumkan, Trump menyampaikan respons melalui platform media sosial miliknya. Ia menyebut keputusan FIFA sebagai langkah yang tepat.

“Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membatalkan ketidakadilan besar!” tulis Trump.

Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar. Berdasarkan ketentuan umum pertandingan, kartu merah langsung mengakibatkan hukuman larangan bermain pada pertandingan berikutnya.

Namun, Komite Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan pelaksanaan sanksi tersebut dengan mengacu pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA (FIFA Disciplinary Code/FDC). Dalam pernyataan resminya, FIFA menyatakan pelaksanaan sanksi larangan bertanding otomatis terhadap Balogun ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun.

Keputusan itu membuka peluang bagi Balogun untuk memperkuat Amerika Serikat dalam laga krusial menghadapi Belgia.

Di tengah keputusan tersebut, muncul laporan dari ABC yang menyebut Gedung Putih telah menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, setelah pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina. Laporan itu menyatakan pemerintah Amerika Serikat meminta FIFA meninjau kembali kartu merah yang diterima Balogun.

Meski demikian, hingga keputusan diumumkan, FIFA tidak menyampaikan keterangan resmi yang mengaitkan putusan Komite Disiplin dengan adanya komunikasi antara pihak pemerintah Amerika Serikat dan pimpinan FIFA. Dengan demikian, hubungan antara laporan tersebut dan keputusan FIFA belum dapat dipastikan berdasarkan informasi resmi yang tersedia.

Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer) menyambut baik keputusan tersebut dan menyatakan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada pertandingan babak 16 besar.

“Kami menerima keputusan Komite Disiplin dan senang bahwa Folarin Balogun memenuhi syarat untuk berkompetisi besok,” demikian pernyataan resmi US Soccer.

Federasi itu juga menyampaikan harapan agar dukungan suporter terus mengalir saat tim menghadapi Belgia dalam upaya melangkah ke babak perempat final.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) menyatakan keberatan atas keputusan FIFA. RBFA menilai penerapan penangguhan skorsing bertentangan dengan ketentuan yang selama ini mengatur bahwa pemain yang menerima kartu merah langsung wajib menjalani hukuman larangan bermain pada pertandingan berikutnya.

Dalam pernyataannya, RBFA mengacu pada Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA dan Pasal 10.5 Regulasi Kompetisi Piala Dunia FIFA 2026. Federasi Belgia menyatakan tengah mempelajari langkah-langkah yang dapat ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku.

Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menegaskan dirinya tidak terlibat dalam proses yang dilakukan federasi terkait status Balogun. Ia menyebut seluruh perhatian tim difokuskan pada persiapan menghadapi Belgia.

Pochettino juga menyampaikan pandangannya bahwa sepak bola perlu memiliki mekanisme untuk meninjau kembali keputusan yang dinilai tidak adil apabila tersedia dasar hukum yang mengaturnya.

Di sisi lain, Balogun sebelumnya menyatakan kartu merah yang diterimanya tidak mencerminkan keseluruhan situasi di lapangan. Menurutnya, insiden tersebut terjadi ketika dirinya dan bek Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemovic, sama-sama berupaya menguasai bola sehingga perlu dinilai berdasarkan konteks kejadian.

Dengan statusnya yang kembali memenuhi syarat untuk bermain, Balogun menjadi tambahan kekuatan bagi Amerika Serikat yang berupaya mengakhiri penantian lebih dari dua dekade untuk kembali menembus babak perempat final Piala Dunia. Pencapaian terakhir tim berjuluk The Yanks itu terjadi pada edisi 2002.

*** (Red-Garudasatunews) ***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.