Truk Tangki Nyungsep, Sopir Diduga Mengantuk

oleh -25 Dilihat
oleh
Truk Tangki Nyungsep, Sopir Diduga Mengantuk
Truk tangki air nyungsep ke gorong-gorong di Jalan Raya Bojonegoro-Ngawi, Desa Kalirejo, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (26/4/2026). [Foto : Istimewa]
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tangki air terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Ngawi, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 06.10 WIB. Insiden ini diduga dipicu kelalaian pengemudi yang kehilangan konsentrasi saat berkendara.

Data yang dihimpun menyebutkan kendaraan bernomor polisi AD 8419 OY yang dikemudikan A.Z.M (24), warga Kecamatan Margomulyo, melaju dari arah selatan ke utara sebelum akhirnya keluar dari jalur. Dugaan sementara mengarah pada kondisi sopir yang mengantuk saat mengemudi di jalur lurus dengan lalu lintas relatif lengang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi, tidak ditemukan indikasi pengereman mendadak sebelum kendaraan keluar dari badan jalan. Hal ini memperkuat dugaan adanya penurunan kewaspadaan pengemudi.

“Pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan keluar bahu jalan ke kanan,” ujarnya.

Truk kemudian nyungsep ke gorong-gorong di akses masuk pekarangan warga dan mengalami kerusakan cukup signifikan pada bagian depan. Posisi kendaraan yang menjorok ke saluran air menunjukkan minimnya upaya pengendalian saat insiden terjadi.

Pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Namun, kejadian ini kembali menyoroti lemahnya disiplin keselamatan berkendara, khususnya terkait kondisi fisik pengemudi saat mengoperasikan kendaraan berat.

Petugas Satlantas menegaskan pentingnya evaluasi kondisi pengemudi sebelum berkendara, terutama pada jam rawan seperti pagi hari. Faktor kelelahan dan mengantuk dinilai masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas di wilayah Bojonegoro.

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian untuk memastikan tidak adanya faktor lain, termasuk kemungkinan kelalaian teknis kendaraan atau pelanggaran prosedur keselamatan berkendara. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.