Toko Kiss Jadi Andalan Transaksi Warga Desa Kendal

oleh -30 Dilihat
oleh
Toko Kiss Jadi Andalan Transaksi Warga Desa Kendal
Toko Kiss milik Fitri Mujanah berdiri sejak 2018 sekaligus menjadi Agen BRILink.
banner 468x60

NGANJUK, Garudasatunews.id – Toko Kiss milik Fitri Mujanah di Desa Kendal, Ngrengket, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, tidak hanya melayani kebutuhan sehari-hari. Sejak 2018, toko kelontong tersebut juga menjadi Agen BRILink yang menyediakan akses transaksi perbankan bagi warga sekitar.

Keberadaan Agen BRILink di tengah permukiman menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan layanan keuangan tanpa harus mendatangi kantor bank. Rata-rata sekitar 40 transaksi dilayani Toko Kiss setiap hari, mulai dari transfer, tarik tunai, pembayaran PLN hingga top up dompet digital.

Fitri mengatakan, layanan BRILink mulai dijalankan bersamaan dengan berdirinya Toko Kiss pada 2018. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap transaksi keuangan menjadi salah satu alasan layanan tersebut terus dipertahankan.

“Sejak awal buka toko tahun 2018, kami juga mulai menjadi Agen BRILink. Banyak warga yang terbantu, terutama untuk pembayaran listrik dan pembelian pulsa,” ujar Fitri.

Lokasi Toko Kiss yang berada di dekat jalan raya turut menjadi faktor pendukung. Akses yang relatif mudah membuat warga Desa Kendal dan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan layanan transaksi sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga di satu tempat.

Kondisi itu semakin terasa ketika kantor unit bank tidak beroperasi, khususnya pada Sabtu dan Minggu. Sebagian warga memilih menggunakan Agen BRILink karena lebih dekat, sementara warga lanjut usia disebut lebih nyaman bertransaksi dengan bantuan langsung dibandingkan menggunakan mesin ATM.

“BRILink sangat membantu. Apalagi kalau BRI Unit Sabtu dan Minggu tutup, masyarakat banyak yang datang ke BRILink. Ada juga warga yang takut atau kurang nyaman bertransaksi menggunakan mesin ATM, sehingga lebih memilih datang ke sini,” kata Fitri.

Selain layanan transaksi, Toko Kiss memberikan program apresiasi kepada pelanggan. Setelah melakukan transaksi sebanyak 10 kali, pelanggan dapat menukarkan kupon dengan kebutuhan pokok, seperti minyak dan barang lainnya.

Di sisi pelayanan, keberadaan dukungan dari BRI juga menjadi bagian penting ketika agen menghadapi kendala transaksi. Fitri mencontohkan situasi ketika proses transaksi berlangsung, uang telah keluar, tetapi dana belum diterima oleh penerima. Dalam kondisi seperti itu, agen dapat meminta bantuan BRI untuk memperoleh informasi dan penyelesaian.

“BRI sangat mendukung agen BRILink. Kalau ada kendala yang belum kami pahami, misalnya transaksi sedang diproses, uang sudah keluar tetapi penerima belum menerima, kami bisa mendapatkan bantuan untuk menyelesaikannya,” jelasnya.

Dari sisi usaha, layanan BRILink tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat. Aktivitas tersebut juga berpotensi meningkatkan kunjungan pelanggan ke toko kelontong. Dengan demikian, fungsi Toko Kiss berkembang dari sekadar tempat membeli kebutuhan sehari-hari menjadi titik layanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Fitri berharap usaha toko kelontong sekaligus Agen BRILink tersebut terus berkembang. Baginya, layanan transaksi yang mudah dan cepat menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan keuangan sehari-hari.

“Intinya memudahkan transaksi, lebih cepat, lebih oke, dan pelanggan juga bisa mendapatkan hadiah,” pungkas Fitri.

Sementara itu, Branch Office Head BRI Nganjuk Iga Aditya mengatakan Agen BRILink merupakan salah satu bentuk komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memberdayakan pelaku UMKM agar dapat tumbuh bersama BRI.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.