Toilet Umum Disiapkan Sambut Muktamar NU di Jombang

oleh -34 Dilihat
oleh
Toilet Umum Disiapkan Sambut Muktamar NU di Jombang
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Panitia lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus mempercepat penyelesaian berbagai fasilitas pendukung di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang. Salah satu fokus utama ialah penyediaan toilet umum di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi meningkatnya jumlah peserta dan jamaah selama pelaksanaan muktamar pada 27–31 Agustus 2026.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, menyatakan kesiapan sarana dasar, khususnya fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), menjadi prioritas karena diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung selama agenda organisasi tersebut berlangsung.

Menurutnya, toilet umum akan ditempatkan di beberapa lokasi yang mudah dijangkau untuk mengurangi antrean dan mendukung kelancaran aktivitas peserta. “Toilet umum akan disebar di beberapa titik strategis sebagai langkah mengantisipasi lonjakan massa selama kegiatan berlangsung,” ujar Gus Rozaq, Sabtu (25/7/2026).

Selain fasilitas sanitasi, panitia juga masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan infrastruktur pendukung, termasuk pengurukan lahan yang akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan kawasan bazar. Hingga Sabtu (25/7/2026), progres pembangunan kawasan bazar dan expo di sisi timur kompleks pesantren dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen.

Panitia menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum agenda peninjauan yang dijadwalkan dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada akhir Juli 2026.

Penanggung Jawab Pengurukan Area Parkir dan Expo Muktamar ke-35 NU, H Irfan Karnadi, mengatakan empat lokasi telah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan parkir dan expo. Tiga lokasi di antaranya telah selesai dikerjakan, sedangkan satu titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir dan ditargetkan rampung dalam pekan ini.

Ia menjelaskan total lahan pendukung yang disiapkan mencapai sekitar 1,5 hektare. Dua area utama expo diproyeksikan mampu menampung sekitar 300 hingga 350 stan yang akan diisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Jombang maupun daerah lain.

Pendaftaran peserta bazar masih dibuka hingga kuota terpenuhi. Kawasan expo dijadwalkan mulai beroperasi pada 22 Agustus 2026 sebagai rangkaian kegiatan pra-Muktamar.

Menurut Irfan, selain menjadi lokasi pameran produk UMKM, kawasan expo juga dirancang sebagai ruang publik yang akan diisi berbagai kegiatan kemasyarakatan. Namun, pelaksanaan agenda hiburan masih menunggu keputusan resmi dari PBNU.

Di sektor transportasi, panitia menyiapkan rekayasa mobilitas dengan mensterilkan kawasan internal Pondok Pesantren Bahrul Ulum dari kendaraan umum selama pelaksanaan Muktamar. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kelancaran arus peserta sekaligus meminimalkan kepadatan di lingkungan pesantren.

Peserta Muktamar nantinya akan diturunkan di titik drop off di jalan utama sebelum diarahkan menuju lokasi acara menggunakan armada golf car. Kendaraan bermotor hanya diperbolehkan masuk bagi tamu VVIP dan pihak yang telah ditetapkan panitia.

Gus Rozaq menegaskan pengaturan lalu lintas tersebut telah disusun agar pelaksanaan Muktamar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Panitia memastikan mobilitas warga maupun kegiatan ekonomi di sekitar kompleks pesantren tetap dapat berlangsung selama agenda nasional Nahdlatul Ulama tersebut digelar pada akhir Agustus 2026.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.