Demi Akses Vital, Warga Tembayangan Sumenep Swadaya Perbaiki Jalan Poros Kangayan

oleh -16 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id — Lebih dari sebulan terakhir, warga Desa Tembayangan, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bahu-membahu memperbaiki jalan poros menuju pusat kecamatan secara swadaya. Langkah ini diambil mengingat pentingnya jalur tersebut sebagai akses utama warga menuju pusat Kecamatan Kangayan, Kecamatan Arjasa, serta fasilitas kesehatan setempat.

Proses perbaikan jalan ini terbilang berat dan membutuhkan perjuangan ekstra. Warga harus mengambil batu langsung dari area pegunungan sebagai material utama. Sebanyak tujuh unit mobil pikap dikerahkan secara bergotong royong untuk mengangkut batu-batu tersebut ke lokasi perbaikan secara bertahap.

Kondisi medan yang lumayan ekstrem dan jarak tempuh yang jauh kerap membatasi mobilitas warga. Dalam sehari, pengangkutan material batu sering kali hanya bisa dilakukan dalam satu kali perjalanan.

“Pengangkutan batu dari gunung menuju lokasi menjadi salah satu tahap paling sulit dalam perbaikan jalan ini. Karena jalurnya sulit dan jaraknya jauh, warga mengangkutnya sedikit demi sedikit menggunakan pikap,” ujar salah satu warga setempat, Dahrawi.

Untuk menjaga kelangsungan ekonomi dan aktivitas harian, penataan batu yang terkumpul dilakukan secara berkala setiap pekan. Berkat konsistensi tersebut, warga telah berhasil merampungkan perbaikan jalan makadam sepanjang kurang lebih 50 meter.

Akses Strategis dan Jalur Alternatif yang Lebih Aman

Sekretaris Desa Tembayangan, Samdani, mengungkapkan bahwa jalan poros tersebut sebelumnya belum pernah mendapatkan perbaikan formal dari pemerintah. Kondisi ini yang memicu inisiatif dan kesadaran kolektif warga untuk turun tangan secara mandiri.

“Belum pernah ada perbaikan sebelumnya. Namun, warga berinisiatif gotong royong dan saat ini sekitar 50 meter jalan makadam sudah berhasil diselesaikan,” tutur Samdani Dikutip Kompas.com, Rabu, (09/09/26).

Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan bagian dari proyek jalur poros tengah Kecamatan Kangayan yang direncanakan menghubungkan Desa Tembayangan dengan Desa Sawah Sumur. Akses ini dinilai sangat strategis bagi mobilitas harian warga.

Jika jalur poros ini rampung dan dapat dilalui kendaraan, warga tidak perlu lagi melintasi jalur melingkar via Gunung Eteng sebuah rute terjal berketinggian sekitar 100 meter yang tergolong rawan. Jalur poros baru ini menawarkan lintasan yang jauh lebih landai dan aman. Selain itu, keterhubungan antara wilayah Arjasa dan pemukiman warga di Kangayan akan menjadi lebih singkat.

Pihak pemerintah desa beserta warga setempat berharap pemerintah daerah dapat memberi perhatian lebih dan melanjutkan pembangunan jalan tersebut. Saat ini, perbaikan jalan dari arah Arjasa menuju Kangayan telah menunjukkan kemajuan signifikan, sehingga keberlanjutan perbaikan hingga ke tingkat desa menjadi harapan besar masyarakat setempat. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.