TNI AL Temui Warga Talaud, Janji Tindak Tegas Oknum

oleh -221 Dilihat
TNI AL Temui Warga Talaud, Janji Tindak Tegas Oknum
Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Muda Dery Triesananto Suhendi (kiri) duduk berdampingan dengan Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah (kanan) saat menggelar pertemuan tatap muka di Kantor Bupati Melonguane, Selasa (27/1). (Foto: Dok. Dispenal)
banner 468x60

MELONGUANE, Garudasatunews.id – TNI Angkatan Laut bergerak cepat merespons dinamika sosial di Kabupaten Kepulauan Talaud. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, turun langsung menemui tokoh masyarakat dan tokoh agama di Melonguane.

Pertemuan digelar di Kantor Bupati Kepulauan Talaud, Selasa (27/1), dan didampingi Bupati Welly Titah. Langkah ini dilakukan untuk membangun komunikasi terbuka sekaligus meredam ketegangan pascainsiden yang melibatkan oknum prajurit TNI AL.

Dery menegaskan kedatangannya merupakan bentuk cooling system guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan tetap kondusif. Ia menekankan TNI AL tidak menutup diri terhadap kritik dan aspirasi masyarakat.

“Kami berkomitmen bersikap profesional dan transparan. TNI AL terbuka terhadap setiap masukan masyarakat terkait permasalahan yang terjadi,” ujar Dery, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (28/1).

Ia juga memastikan seluruh kasus yang melibatkan prajurit TNI AL akan ditangani secara tegas dan objektif sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Tidak ada yang kami tutupi. Setiap oknum yang melanggar akan diproses tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dery mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi tetap damai dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan. Para tokoh masyarakat Talaud pun mengapresiasi langkah jemput bola TNI AL yang dinilai menunjukkan komitmen menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

Sebelumnya, kasus pengeroyokan terhadap seorang guru SMK oleh lima oknum prajurit TNI AL di Talaud menjadi perhatian publik. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan Pusat Polisi Militer (Puspom) telah menindak para pelaku. Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, juga mengambil langkah tegas.

“Ke dalam akan diproses sesuai hukum, dan ke luar kami sudah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban,” ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).

Agus menegaskan sanksi tegas menanti para prajurit yang terbukti melanggar. Saat ini, Puspom TNI dan Puspom TNI AL masih memproses hukum kelima prajurit tersebut.

Insiden pengeroyokan terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane, Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 WITA, bermula saat korban menegur para prajurit yang berkaraoke hingga larut malam. Kelima prajurit Lanal Melonguane kini telah ditahan untuk kepentingan proses hukum.
(Red–Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.