JAKARTA, Garudasatunews.id – Sebanyak 185 prajurit baru Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengikuti Latihan Standarisasi dan Pembekalan Pengamanan VVIP sebagai bagian dari tahapan pembinaan awal penugasan.
Latihan tersebut resmi dibuka Komandan Paspampres, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha, sebagaimana disampaikan dalam keterangan PPID Paspampres, Selasa (27/1).
Latihan ini bertujuan membekali para prajurit baru dengan kemampuan dasar pengamanan VVIP, meliputi penguasaan prosedur, pemenuhan standar pengamanan, serta pembentukan naluri dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas menjaga keselamatan pimpinan nasional dan kehormatan negara.
Dalam arahannya, Danpaspampres menegaskan bahwa tugas pengamanan VVIP tidak memberi ruang bagi kelalaian sekecil apa pun. Setiap kesalahan, menurutnya, berpotensi menimbulkan dampak besar bagi institusi, negara, dan bangsa.
“Kesempurnaan tugas bukanlah pilihan, melainkan suatu keharusan,” tegas Edwin.
Ia berharap seluruh prajurit baru mengikuti latihan dengan disiplin tinggi dan semangat penuh. Latihan standarisasi ini dirancang untuk memastikan setiap prajurit memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dan tantangan nyata di lapangan.
Dengan pembekalan tersebut, Paspampres menargetkan prajurit baru siap bertugas secara profesional, sigap, dan berintegritas dalam mengemban misi pengamanan VVIP.
(Red–Garudasatunews)










