Timnas U-17 Waspada Malaysia, Rotasi Disiapkan

oleh -34 Dilihat
oleh
Timnas U-17 Waspada Malaysia, Rotasi Disiapkan
Pelatih Timnas Indonesia U17 Kurniawan Dwi Yulianto saat konferensi pers di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memastikan kesiapan skuad jelang menghadapi Malaysia pada laga kedua fase grup Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis (16/4/2026) malam, di tengah tekanan untuk meraih hasil maksimal.

Mayoritas pemain disebut dalam kondisi bugar usai menjalani pemulihan intensif. Namun, satu pemain masih dalam pemantauan tim medis akibat gangguan otot.

“Hampir semua dalam kondisi fit. Hanya Mirza yang masih kita pantau karena ada gangguan di paha,” ujar Kurniawan.

Meski demikian, tim pelatih menegaskan tidak akan mengambil risiko terhadap pemain yang belum sepenuhnya pulih. Fokus utama diarahkan pada kesinambungan performa sepanjang turnamen, bukan sekadar satu pertandingan.

Menghadapi Malaysia, Kurniawan secara terbuka mengingatkan potensi ancaman dari lawan, terlepas dari hasil negatif yang mereka alami sebelumnya. Ia menilai permainan Malaysia tetap solid dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Di babak pertama mereka mampu mengontrol permainan. Artinya, kualitas mereka tetap harus diwaspadai,” tegasnya.

Analisis tim pelatih juga menyoroti kekompakan skuad Malaysia yang telah terbentuk dalam waktu cukup lama, indikasi adanya sistem permainan yang matang dan berpotensi menyulitkan.

Di sisi lain, Timnas Indonesia U-17 disebut tengah menyiapkan sejumlah skenario taktik, termasuk kemungkinan rotasi pemain untuk menyesuaikan pendekatan permainan.

“Finalisasi susunan pemain masih kami lihat berdasarkan kebutuhan taktik. Rotasi sangat mungkin dilakukan,” katanya.

Pendekatan berbeda dipastikan akan diterapkan dibanding laga sebelumnya, menyesuaikan karakter permainan Malaysia yang dinilai mengandalkan pertahanan rapat dengan lima pemain di lini belakang.

Situasi bola mati disebut menjadi salah satu celah yang akan dimaksimalkan. Keunggulan postur pemain belakang Indonesia dinilai dapat menjadi faktor pembeda dalam membongkar pertahanan lawan.

Selain aspek teknis, perhatian khusus juga diarahkan pada stabilitas mental pemain. Tim pelatih bahkan memberlakukan pembatasan akses media sosial selama turnamen guna menjaga fokus dan menghindari tekanan eksternal.

Langkah ini mengindikasikan adanya kekhawatiran terhadap faktor non-teknis yang berpotensi memengaruhi performa pemain muda di tengah ekspektasi publik.

Dengan berbagai persiapan tersebut, laga kontra Malaysia tidak sekadar menjadi pertandingan biasa, melainkan ujian konsistensi, kesiapan taktik, dan ketahanan mental skuad Garuda Muda.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.