Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Kerugian Rp300 Juta

oleh -37 Dilihat
oleh
Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Kerugian Rp300 Juta
Petugas Damkar Jombang sedang memadamkan api yang membakar rumah warga Kecamatan Ploso, Jumat (7/8/2026) dini hari
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id Kebakaran hebat menghanguskan tiga rumah warga di Dusun Bakalan, Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Jumat (7/8/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp300 juta, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kebakaran bermula dari rumah milik Wari (73). Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan berbahan kayu, kemudian merambat ke dua rumah lain milik Warinten dan Ardiya Bagas. Kondisi angin yang berembus cukup kencang diduga mempercepat penyebaran kobaran api hingga melanda tiga bangunan sekaligus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menyampaikan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting instalasi listrik di rumah Wari.

“Rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya,” ujar Wiku.

Berdasarkan kronologi penanganan, warga pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 00.01 WIB. Upaya pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sempat dilakukan, namun kobaran api yang terus membesar membuat warga kesulitan mengendalikan situasi.

Laporan kemudian diteruskan perangkat desa kepada Pos Pemadam Kebakaran Ploso pada pukul 00.05 WIB. Merespons laporan tersebut, petugas segera mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil suplai air, serta personel ke lokasi pada pukul 00.07 WIB.

Tim pemadam tiba sekitar pukul 00.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Operasi penanganan melibatkan lintas instansi, antara lain Pos Damkar Jombang, BPBD Provinsi Jawa Timur, PLN Ploso, Polsek Ploso, Koramil Ploso, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Seluruh proses pemadaman dan pendinginan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 03.50 WIB setelah petugas bekerja hampir empat jam.

Data BPBD menunjukkan rumah milik Wari mengalami kerusakan paling berat karena bangunan beserta isinya habis terbakar. Sementara rumah Warinten mengalami kerusakan pada bagian dapur dan ruang tamu, sedangkan rumah Ardiya Bagas terdampak pada bagian kamar depan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, besarnya kerugian material menjadi perhatian dalam evaluasi mitigasi kebakaran di kawasan permukiman yang masih didominasi bangunan berbahan mudah terbakar.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kondisi instalasi listrik rumah tangga. Dugaan penyebab kebakaran masih mengacu pada hasil identifikasi awal BPBD, sementara penyebab teknis tetap memerlukan penanganan dan pendalaman sesuai kewenangan instansi terkait apabila diperlukan.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi layak, menggunakan peralatan listrik sesuai standar keselamatan, serta segera memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan guna meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.