Tiga Korban Luka dalam Bentrok Pesilat di Merr

oleh -32 Dilihat
oleh
Tiga Korban Luka dalam Bentrok Pesilat di Merr
Tiga orang dikabarkan menjadi korban aksi pengeroyokan oleh oknum kelompok silat yang sedang melakukan konvoi di Jalan Ir Soekarno (Merr), Rabu (17/6/2026) dini hari.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat dugaan aksi pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Ir Soekarno (Merr), Surabaya, Rabu (17/6/2026) dini hari. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan konvoi kelompok pesilat yang merayakan malam pengesahan warga baru di wilayah Kenjeran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi di lokasi, kericuhan bermula saat rombongan konvoi melintas di Jalan Ir Soekarno. Situasi kemudian memanas setelah muncul dugaan provokasi dari kelompok lain yang berada di sekitar lokasi.

Ketegangan meningkat ketika kelompok yang diduga terlibat provokasi bergerak menuju kawasan permukiman Kalijudan. Bentrokan pun tidak dapat dihindari dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

“Saya sedang tidur, lalu terbangun karena suasana ramai. Saat keluar rumah sudah terjadi bentrok. Ada yang membawa senjata tajam dan balok kayu,” ujar Putri, salah seorang warga yang mengaku menyaksikan peristiwa tersebut.

Menurut keterangan saksi, tiga korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Satu korban disebut berasal dari kelompok pesilat yang terlibat dalam konvoi, sedangkan dua korban lainnya merupakan warga Kalijudan yang berupaya meredam dan menghalau bentrokan.

“Satu orang dari kelompok silat, tetapi bukan warga sini. Dua lainnya warga Kalijudan,” kata Putri.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat keamanan gabungan masih melakukan pengamanan dan pengendalian situasi di lokasi kejadian. Massa dilaporkan masih berdatangan sehingga petugas terus bersiaga untuk mencegah potensi bentrokan susulan.

Upaya konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, AKP Joko, belum memperoleh tanggapan resmi terkait kronologi maupun jumlah pasti korban dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian juga belum mengumumkan hasil penyelidikan awal terkait dugaan pengeroyokan, identitas pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum yang terjadi dalam insiden tersebut. Situasi di kawasan Kalijudan dilaporkan masih dalam pemantauan aparat guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.