Tergiur Upah Rp.80 Juta, Kurir Sabu 5 Kg Jaringan Madura Dibekuk di Sumatera.

oleh -26 Dilihat
oleh
banner 468x60

ASAHAN, Garudasatunews.id – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan antar-pulau. Seorang pemuda berinisial J (23), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur, diringkus saat hendak membawa sabu seberat 5 kilogram dan 285 butir ekstasi menuju Madura.

Penangkapan berlangsung di Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, pada Sabtu (5/9/2026). Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti narkotika bernilai tinggi yang siap didistribusikan.

Kasat Res Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Effendi, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan seorang pria di wilayah Air Joman.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal yang dipimpin Kanit 2 IPDA Eko P.U. Sianipar langsung melakukan pemantauan di lokasi target,” ujar AKP Gunawan Effendi dalam keterangan resminya, Senin (7/9/2026).

Saat pengintaian, petugas mendapati seorang pria dengan ciri-ciri yang sesuai sedang duduk di sebuah kedai. Tanpa mengulur waktu, petugas langsung mengamankan dan menggeledah tersangka.

Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah paket narkotika, meliputi :
– Sabu-sabu : 4 kemasan teh Cina Chinese Pin Wei seberat 3.600 gram (bruto) dan 2 bungkus plastik bening seberat 1.400 gram (bruto). Total keseluruhan mencapai 5.000 gram (5 kg).
– Ekstasi : 3 bungkus plastik klip berisi 285 butir ekstasi dengan berat bruto 176,6 gram.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka J mengaku hanya bertindak sebagai kurir atas perintah seorang pengendali di wilayah Madura. Ia diiming-imingi imbalan fantastis mencapai Rp80 juta jika berhasil menyetorkan barang haram tersebut ke pemesan.

Kini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Asahan guna pemeriksaan mendalam. Polisi terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan utama dan menelusuri asal-usul barang haram tersebut.

Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita menegaskan komitmennya untuk terus memberantas jaringan narkotika tanpa kompromi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Asahan.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.