Target Produksi Tinggi, Harga Garam Sampang Malah Anjlok : Petani Mengeluh Cuma Dapat Rp.40 Ribu per Sak.

oleh -33 Dilihat
oleh
banner 468x60

SAMPANG, Garudasatunews.id – Musim kemarau tahun 2026 sejauh ini membawa kabar kurang menguntungkan bagi para petani garam. Meski cuaca mendukung produksi, harga garam rakyat pada musim panen kali ini terpantau berada di tingkat yang sangat rendah.

Mohdi, salah satu petani garam di Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, mengungkapkan bahwa saat ini harga garam kualitas I hanya berkisar Rp50.000 per sak dengan berat bersih 70 kilogram. Harga tersebut dinilai belum mampu memberikan keuntungan yang layak, terlebih lagi masih harus dipotong biaya distribusi.

“Setiap sak dipotong ongkos angkut sebesar Rp10.000. Artinya, yang kami terima bersih hanya sekitar Rp40.000,” ujar Mohdi saat ditemui, Minggu (2/8/2026).

Menurut dia, kondisi ini menunjukkan bahwa hasil panen yang melimpah tidak berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan petani. Rendahnya harga jual ditambah tingginya biaya pengangkutan menjadi beban utama yang hingga kini belum menemukan solusi memadai. Para petani pun berharap pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga mengambil langkah nyata menjaga stabilitas harga agar hasil jerih payah mereka memiliki nilai jual yang wajar dan menguntungkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sampang, M. Mahfud, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menetapkan target produksi garam rakyat tahun 2026 sebesar 325.000 ton. Target ini ditopang oleh lahan tambak garam seluas sekitar 3.200 hektare yang tersebar di wilayah pesisir.

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang cenderung stabil menjadi pendorong utama produktivitas musim kemarau ini. Meski menghadapi kendala sebagian lahan tambak yang beralih fungsi menjadi kawasan permukiman, pihaknya tetap optimis target produksi dapat tercapai.

“Saat ini, stok garam yang tersedia di Kabupaten Sampang tercatat sekitar 42.000 ton dan diharapkan akan terus bertambah seiring berjalannya musim panen,” jelasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.