Talud Sarangan Ambrol, Tujuh Motor Masuk Danau

oleh -178 Dilihat
Talud Sarangan Ambrol, Tujuh Motor Masuk Danau
7 Motor Tercebur ke Telaga Sarangan setelah Talud ambrol, Sabtu (17/1/2025).
banner 468x60

MAGETAN, Garudasatunews.id – Talud di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ambrol pada Sabtu (17/12/2025) pagi. Peristiwa ini menyebabkan tujuh sepeda motor milik pengunjung tercebur ke dalam danau.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.42 WIB di sisi selatan Telaga Sarangan, tepatnya di Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Saat itu, sejumlah wisatawan berada di tepi jalan di atas talud, sebagian duduk, berfoto, dan berbincang.

Tanpa peringatan, tanah penyangga talud tiba-tiba bergerak dan amblas ke arah telaga. Beberapa orang sempat terperosok dan berupaya menyelamatkan diri. Namun, tanah kembali longsor sehingga kondisi di lokasi menjadi semakin berbahaya.

Ambrolnya talud membuat sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan ikut terseret ke danau. Tiga unit motor lebih dulu jatuh, disusul empat unit lainnya saat terjadi pergerakan tanah lanjutan. Total tujuh sepeda motor tercebur ke Telaga Sarangan.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan, personel Pos Polisi Sarangan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga dan berkoordinasi dengan BPBD serta masyarakat setempat.

“Anggota kami bersama BPBD segera melakukan evakuasi korban,” ujar AKP Agus.

Korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke puskesmas terdekat. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Para korban hanya mengalami syok dan tidak menderita luka serius.

Hasil olah TKP sementara menunjukkan, ambrolnya talud diduga akibat tanah yang tergerus air Telaga Sarangan. Panjang talud yang terdampak longsor diperkirakan mencapai 70 meter di sepanjang tepi jalan kawasan wisata tersebut.

Meski tanpa korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta akibat kerusakan sepeda motor. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi kendaraan yang tenggelam.

Kapolsek Plaosan mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem dan kondisi tanah labil.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.