Syawalan Slankers Disorot, Ada Kepentingan Brand

oleh -32 Dilihat
oleh
Syawalan Slankers Disorot, Ada Kepentingan Brand
Kegiatan Syawalan Komunitas yang digelar HS menggandeng SCFM dan Scooteris Mojokerto di salah satu cafe yang ada di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kegiatan Syawalan Komunitas yang digelar Slank Fans Club Mojokerto (SFCM), Rabu (15/4/2026), memunculkan sorotan terkait keterlibatan brand rokok dalam aktivitas komunitas yang diklaim sebagai ajang silaturahmi dan sosial.

SFCM ditunjuk sebagai salah satu dari empat koordinator wilayah dalam agenda tersebut. Namun, inisiasi kegiatan oleh HS—brand rokok yang melekat pada citra band Slank—menjadi titik perhatian, terutama soal potensi komersialisasi ruang komunitas.

Pemilihan Mojokerto disebut karena basis Slankers yang masih aktif dan solid. Keterlibatan komunitas Scooteris juga memperkuat mobilisasi massa, yang sebelumnya terlihat dalam event Vespa Day di Surabaya pada November 2025.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju konser “BERANI BEDA TOUR ‘Hey Slank Malang’” yang akan digelar di Lapangan Rampal, Malang pada 19 April 2026. Rangkaian acara diawali dengan riding Vespa dari pusat kota Mojokerto menuju lokasi kegiatan di wilayah Kuwung, Kecamatan Kranggan.

Di lokasi acara, peserta mendapatkan sejumlah fasilitas seperti tiket gratis konser dan merchandise dari HS. Selain itu, panitia juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto untuk sosialisasi donor darah yang akan dilanjutkan dalam konser di Malang.

Tak hanya itu, informasi lowongan kerja bagi penyandang disabilitas di pabrik HS turut disisipkan dalam agenda. Paket kegiatan yang memadukan hiburan, sosial, dan promosi ini memunculkan pertanyaan tentang batas antara kegiatan komunitas dan kepentingan industri.

Penasehat SFCM, Antok, menyebut kegiatan ini sebagai upaya mengumpulkan Slankers se-Jawa Timur dalam satu momentum. Ia mengakui keterkaitan kuat antara HS dan identitas Slank sebagai faktor utama penggerak kegiatan.

Meski dibungkus dengan semangat “Berani Kita Beda”, kegiatan ini dinilai tidak semata ajang silaturahmi pasca-Lebaran. Distribusi fasilitas, aktivasi brand, hingga integrasi agenda sosial menunjukkan adanya strategi yang lebih luas dalam membangun loyalitas komunitas berbasis event.

SFCM memastikan akan ikut serta dalam konser di Malang, termasuk ambil bagian dalam kegiatan donor darah. Namun, efektivitas kegiatan sosial yang dibarengi promosi brand tetap menjadi perhatian publik, khususnya terkait etika pelibatan komunitas dalam agenda komersial.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.