Sungkem kepada Ibu Warnai Penyambutan Kapolda Jatim

oleh -33 Dilihat
oleh
Sungkem kepada Ibu Warnai Penyambutan Kapolda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono saat mendorong kursi roda sang ibu saat moment kedatangannya ke Mapolda Jatim
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Momen haru mewarnai penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Mapolda Jatim), Minggu (11/10/2026). Di tengah prosesi resmi penyambutan pejabat kepolisian tersebut, perhatian tertuju pada sikap Dekananto yang mendorong kursi roda ibundanya sebelum bersimpuh untuk sungkem sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada orang tua.

Momen tersebut menjadi sorotan di antara rangkaian acara yang berlangsung dengan tradisi kehormatan kepolisian dan pertunjukan budaya khas Jawa Timur. Sikap itu memperlihatkan sisi personal seorang pejabat yang baru menerima amanah besar untuk memimpin institusi kepolisian di provinsi tersebut.

Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan bunga kepada Dekananto dan istrinya. Acara kemudian dilanjutkan dengan jajaran kehormatan, tradisi pedang pora, serta pertunjukan seni jaranan dan Reog Ponorogo.

Sejumlah pejabat utama Polda Jatim, para Kapolres jajaran, personel Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) turut menghadiri kegiatan tersebut.

Kapolda Jatim Tegaskan Amanah dan Tanggung Jawab

Dalam sambutannya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Polda Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujarnya.

Dekananto juga menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh pendahulunya, Irjen Pol Nanang Avianto. Menurutnya, program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat perlu diteruskan dan ditingkatkan.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih humanis, dekat dengan masyarakat, serta terbuka terhadap kritik dan masukan.

“Kami ingin Polda Jawa Timur semakin humanis, dekat dengan masyarakat, dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Jika ada yang kurang berkenan, saya mohon maaf dan mohon koreksi. Kami siap mendengar dan memperbaiki,” tuturnya.

Pemberantasan Obat Keras Jadi Perhatian

Selain peningkatan kualitas pelayanan, Dekananto menyoroti pemberantasan peredaran obat keras daftar G sebagai salah satu prioritas. Ia menilai penyalahgunaan obat-obatan tersebut berpotensi membahayakan generasi muda serta memicu persoalan sosial dan gangguan keamanan.

“Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan terlarang ini,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menempatkan upaya pemberantasan peredaran obat keras sebagai salah satu tantangan yang perlu ditangani melalui langkah penegakan hukum, pencegahan, dan kerja sama dengan masyarakat.

Komitmen itu sekaligus menjadi perhatian publik terhadap arah kepemimpinan baru Polda Jatim. Pelaksanaannya akan tercermin dari konsistensi penindakan, kualitas pelayanan, serta kemampuan kepolisian menjaga keamanan tanpa mengabaikan pendekatan humanis.

Bakti kepada Orang Tua dan Pengabdian kepada Masyarakat

Di penghujung sambutannya, Dekananto memohon dukungan masyarakat Jawa Timur agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik.

“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Momen sungkem kepada ibunda menjadi bagian paling menyentuh dalam penyambutan tersebut. Di balik pangkat dan tanggung jawab sebagai Kapolda, sikap itu mengingatkan bahwa penghormatan kepada orang tua tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan pribadi seorang pemimpin.

Namun, amanah jabatan publik juga menuntut pembuktian melalui kerja nyata. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru Polda Jatim tidak hanya bertumpu pada seremoni, melainkan juga pada profesionalisme, integritas, keterbukaan terhadap kritik, serta pelayanan yang adil dan humanis.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.