Stok Pangan dan BBM Banyuwangi Dipastikan Aman

oleh -265 Dilihat
oleh
Stok Pangan dan BBM Banyuwangi Dipastikan Aman
Pengecekan stok beras dan BBM oleh Pemkab Banyuwangi.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman bahkan surplus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Ipuk Fiestiandani melakukan inspeksi mendadak ke gudang Perum Bulog serta Terminal BBM Tanjungwangi guna memastikan stabilitas distribusi pangan dan energi.

Pemantauan dilakukan bersama unsur kepolisian, Bank Indonesia, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan Satgas Pangan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga serta gangguan rantai pasok menjelang hari besar keagamaan.

Pemerintah daerah menegaskan pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah praktik spekulasi harga oleh tengkulak dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil selama periode Ramadan dan Lebaran.

Data Bulog Cabang Banyuwangi mencatat stok beras mencapai 97 ribu ton. Jumlah tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga diproyeksikan dapat menyuplai sejumlah wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Selain beras, tersedia pula cadangan minyak goreng sekitar 38.000 liter dengan tambahan pasokan 100.000 liter dalam waktu dekat, serta gula sebanyak 85 ton. Untuk menjaga stabilitas harga, operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung rutin di seluruh kecamatan.

Dari sektor energi, laporan PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan kapasitas tangki BBM jenis Pertalite mencapai sekitar 32.000 kiloliter dengan ketahanan stok lebih dari 20 hari, meski diperkirakan terjadi kenaikan konsumsi 3–5 persen menjelang arus mudik.

Ketersediaan elpiji juga dinyatakan aman dengan kapasitas tangki sekitar 10 ribu metrik ton, jauh di atas rata-rata konsumsi harian masyarakat yang berada di kisaran 200 metrik ton. Hingga saat ini belum diperlukan penambahan pasokan karena alokasi reguler masih mencukupi.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan pengawasan distribusi pangan dan energi akan terus diperketat guna menjaga stabilitas pasokan dan harga sampai perayaan Idulfitri 2026. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.