Siswa SMPN 1 Kepanjen Lebih Suka MBG Prasmanan

oleh -27 Dilihat
oleh
Siswa SMPN 1 Kepanjen Lebih Suka MBG Prasmanan
Anggota DPR RI, Gus Mamak (berkacamata-red), turut mencicipi langsung MBG model prasmanan di SMPN 1 Kepanjen.
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMPN 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, mendapat respons positif dari para siswa. Model penyajian ini dinilai membuat makanan lebih hangat dan segar, memungkinkan pengambilan porsi sesuai kebutuhan, serta berpotensi mengurangi sisa makanan.

Peninjauan pada Jumat (16/10/2026) menandai hari terakhir uji coba yang menjadi bagian dari proyek percontohan MBG prasmanan. Sejumlah anggota legislatif dari Partai Gerindra bersama jajaran kepolisian dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang turut memantau pelaksanaannya.

Salah satu siswa, Hana, mengungkapkan bahwa sistem prasmanan lebih praktis dibandingkan penyajian makanan dalam wadah yang telah ditentukan porsinya. Siswa dapat memilih lauk yang disukai dan mengambil makanan secukupnya.

“Lebih enak model prasmanan, karena lauknya lebih hangat. Lebih fresh dan segar. Kami juga bisa ambil secukupnya,” ujar Hana.

Menu Hangat dan Pengurangan Sisa Makanan

Anggota DPR RI, Ma’ruf Mubarok atau Gus Mamak, menyebut respons siswa menjadi salah satu catatan penting dalam evaluasi pelaksanaan MBG. Menurutnya, masukan penerima manfaat perlu diperhatikan agar kualitas menu yang disukai siswa dapat dipertahankan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Chusni Mubarok, menjelaskan bahwa SMPN 1 Kepanjen merupakan salah satu dari 61 titik uji coba MBG prasmanan di Indonesia.

Menurut Chusni, sistem rantai panas diterapkan untuk menjaga suhu makanan hingga disajikan di meja prasmanan. Suhu makanan disebut dipertahankan sekitar 60 derajat Celsius.

Meski mendapat respons positif, ia menegaskan bahwa penerapan permanen sistem prasmanan tetap membutuhkan evaluasi. Masukan mengenai kelebihan dan kekurangannya akan disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk terkait pengaturan waktu makan dan pelaksanaan layanan di sekolah.

Chusni juga mendorong agar program MBG tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi dapat mendukung pendidikan mengenai pola hidup sehat dan kebersamaan.

Variasi Menu dan Keamanan Pangan Perlu Dijaga

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Alayk Mubarrok, menilai keleluasaan siswa memilih makanan menjadi salah satu keunggulan sistem prasmanan. Namun, ia mengingatkan pentingnya variasi menu, inovasi penyajian, pemenuhan kebutuhan gizi, serta perhatian terhadap kemungkinan alergi makanan pada siswa.

Aspek tersebut menjadi penting karena keberhasilan program makan bergizi tidak cukup diukur dari tingkat kesukaan penerima manfaat. Kualitas kandungan gizi dan keamanan pangan juga harus menjadi perhatian dalam setiap tahap penyediaan dan penyajian makanan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Nurul Sri Utami, menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi pihaknya, sebagian besar makanan yang disajikan hampir habis. Siswa dapat mengambil makanan sesuai porsi dan preferensi masing-masing sehingga potensi makanan terbuang dinilai lebih rendah.

Ia juga menilai penyajian makanan dalam kondisi hangat dan segar menjadi daya tarik bagi para siswa.

Evaluasi Menentukan Keberlanjutan Program

Respons positif di SMPN 1 Kepanjen menjadi bahan pertimbangan untuk menilai efektivitas model prasmanan dalam pelaksanaan MBG. Namun, keberlanjutan metode ini perlu didukung evaluasi menyeluruh, mulai dari kualitas dan kecukupan gizi, kebersihan, keamanan pangan, variasi menu, hingga efisiensi waktu pelayanan agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Dengan demikian, keputusan memperluas atau menetapkan sistem prasmanan secara permanen perlu didasarkan pada hasil evaluasi yang terukur, bukan semata-mata pada tingkat kepuasan siswa.

Program MBG diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik sekaligus membangun kebiasaan makan sehat, mengurangi pemborosan pangan, dan mendukung lingkungan belajar yang lebih baik.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.