Sesosok Mayat Ditemukan di Area Pemkab Bangkalan, Diduga Meninggal Akibat Riwayat Jantung

oleh -23 Dilihat
oleh
IMG-20260907-WA0022
IMG-20260907-WA0022
banner 468x60

 

 

BANGKALAN, Garudasatunews.id – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di area kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 07.30 WIB. Korban diketahui bernama Halili, seorang pegawai honorer asal Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

 

Jasad korban pertama kali ditemukan dalam posisi telentang di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan. Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan insiden penemuan jasad tersebut.

”Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia saat mencari rumput di area kantor Pemkab Bangkalan,” ujar Agung saat memberikan keterangan, Sabtu (5/9).

 

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Halili berpamitan meninggalkan rumah sekitar pukul 07.00 WIB untuk mencari rumput di area belakang kantor Pemkab. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega berwarna biru dengan nomor polisi M 5996 HX. Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan tumpukan rumput beserta kendaraan milik korban.

 

Peristiwa ini pertama kali diketahui pihak keluarga usai anak korban, Hamidah, dihubungi oleh bibinya, Satiah, sekitar pukul 07.45 WIB. Satiah mengabarkan bahwa Halili pingsan saat beraktivitas. Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), Hamidah mendapati sang ayah telah menghembuskan napas terakhir.

 

Dari hasil pemeriksaan awal kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan pada tubuh korban.

”Tidak ditemukan bekas atau tanda mencurigakan di tubuh korban. Korban langsung dibawa ke rumah duka,” jelas Agung.

 

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Halili memiliki riwayat penyakit jantung sejak tahun 2019 dan rutin menjalani pengobatan. Seharusnya, korban dijadwalkan menjalani kontrol medis ke rumah sakit pada Jumat (4/9), namun yang bersangkutan tidak hadir.

 

Kepolisian setempat telah melakukan olah TKP, mendatangi rumah duka, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Pihak keluarga juga menolak tindakan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi terkait keputusan tersebut. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.