Said Abdullah Minta Kader Tetap Bersama Rakyat

oleh -11 Dilihat
oleh
Said Abdullah Minta Kader Tetap Bersama Rakyat
Said Abdullah saat menyampaikan sambutan dalam agenda pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di kawasan wisata Bumi Perkemahan Glagah Arum, Sabtu (13/6/2026).
banner 468x60

LUMAJANG, Garudasatunews.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengingatkan seluruh kader partainya agar tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat dan tidak menjauh dari kalangan wong cilik. Pesan tersebut disampaikan saat pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang yang digelar di kawasan Bumi Perkemahan Glagah Arum, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Penutupan di Kabupaten Lumajang menandai tuntasnya agenda konsolidasi organisasi tingkat PAC yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh daerah.

Dalam arahannya, Said Abdullah yang juga menjabat Ketua Badan Anggaran DPR RI menegaskan bahwa kekuatan dan keberlangsungan partai politik sangat ditentukan oleh tingkat kehadiran kader di tengah masyarakat, khususnya kelompok masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Menurut Said, kader partai tidak cukup hanya menjalankan aktivitas organisasi secara administratif, tetapi harus aktif turun ke lapangan untuk mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi warga. Ia menilai kedekatan dengan rakyat merupakan indikator utama eksistensi partai politik yang mengusung ideologi kerakyatan.

“Eksistensi partai ditentukan oleh kehadiran kita di tengah rakyat, hadir di tengah kaum marhaen, hadir di tengah anak-anak yatim piatu yang nyata ada di setiap desa. Itulah makna penting kehadiran kita,” ujar Said saat memberikan arahan kepada kader dan pengurus partai.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk tetap berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. Karena itu, soliditas kader dan kesinambungan kerja organisasi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Lebih lanjut, Said menyebut berakhirnya Musancab bukan menjadi akhir dari proses konsolidasi internal partai. Setelah struktur PAC terbentuk dan diperkuat, tahapan berikutnya akan dilanjutkan melalui Musyawarah Ranting (Musranting) yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Penguatan organisasi hingga tingkat paling bawah, menurutnya, menjadi bagian dari strategi untuk memastikan fungsi pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan. Struktur partai yang aktif hingga tingkat lingkungan dinilai penting dalam menjaga komunikasi dan keterhubungan dengan warga.

“Kita harus bersama-sama memastikan, dengan semangat gotong royong, konsolidasi partai tahun 2026 dapat kita tuntaskan. PDI Perjuangan harus memiliki struktur yang tetap, kuat, dan hidup hingga tingkat RW,” katanya.

Berdasarkan informasi dari penyelenggara kegiatan, Kabupaten Lumajang dipilih sebagai lokasi penutupan rangkaian Musancab karena menjadi daerah terakhir di Jawa Timur yang menyelesaikan proses konsolidasi tingkat PAC.

Dengan selesainya agenda tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyatakan akan melanjutkan penguatan organisasi secara berjenjang hingga tingkat ranting dan anak ranting. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menjaga kedekatan partai dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

(Red-Garudasatunews) 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.