JOMBANG, Garudasatunews.id – Kebakaran melanda rumah milik Mutiah, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jumat pagi (13/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.15 WIB itu menghanguskan sebagian bangunan rumah berukuran sekitar 72 meter persegi, meliputi dapur, kamar tidur, dan ruang tamu.
Koordinator Pos Damkarla Ngoro, Ervan Priyanto, mengungkapkan kebakaran tersebut tergolong insiden kebakaran pemukiman yang membutuhkan penanganan cepat guna mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat membesar pada sekitar pukul 06.15 WIB. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan.
Situasi tersebut mendorong salah seorang warga segera menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Jombang untuk melaporkan kejadian kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Ngoro langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis fire pumper truck ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dan pembasahan pada sejumlah titik api untuk mencegah potensi kebakaran susulan.
“Sekitar pukul 07.20 WIB api berhasil dipadamkan dan tim kemudian kembali ke markas,” ujar Ervan Priyanto.
Dari hasil pendataan sementara, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta. Meski sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Proses penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain Pos Damkar Ngoro, Polsek Ngoro, perangkat desa, serta warga setempat yang turut membantu proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. (Red-Garudasatunews)














