Relawan JRA Siapkan Pijat Gratis untuk Muktamar NU

oleh -22 Dilihat
oleh
Relawan JRA Siapkan Pijat Gratis untuk Muktamar NU
Relawan JRA Siapkan Pijat Gratis untuk Muktamar NU
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Sekitar 100 relawan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang disiapkan untuk memberikan layanan pijat gratis kepada peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

Layanan tersebut menjadi bagian dari bentuk khidmah masyarakat dalam menyambut ribuan peserta muktamar yang diperkirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia. Para relawan akan memberikan terapi sederhana untuk membantu peserta memulihkan kebugaran setelah menempuh perjalanan panjang maupun mengikuti rangkaian agenda muktamar.

Muhammad Romli, salah satu penggerak layanan tersebut, mengatakan persiapan telah dilakukan meski pelaksanaan Muktamar ke-35 NU masih menyisakan sekitar 19 hari. Menurutnya, layanan pijat gratis diberikan tanpa pungutan sebagai bentuk pengabdian kepada para muktamirin.

“Peserta Muktamar banyak yang datang dari jauh. Setelah rapat atau perjalanan tentu merasa lelah. Kami menyediakan layanan pijat gratis ini murni sebagai bentuk khidmah,” ujar Romli, Jumat (7/8/2026).

Para relawan nantinya memberikan sejumlah layanan terapi, mulai pijat kepala, badan, kaki hingga refleksi untuk membantu mengurangi ketegangan otot. Setiap peserta mendapatkan waktu terapi sekitar 15 menit agar pelayanan dapat menjangkau sebanyak mungkin muktamirin.

Persiapan layanan juga tidak hanya melibatkan warga Jombang. Relawan berasal dari sejumlah daerah di Pulau Jawa, Madura hingga luar Jawa. Sebagian merupakan alumni PPBU Tambakberas dan praktisi terapi yang secara sukarela menyumbangkan waktu serta tenaga.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, relawan akan ditempatkan di tiga posko yang berada di kawasan pesantren. Lokasinya meliputi MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, dan kampus Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha).

Aspek kenyamanan peserta juga menjadi perhatian. Relawan perempuan secara khusus disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada nyai dan peserta perempuan. Pengaturan tersebut dilakukan agar layanan dapat diberikan dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan etika pelayanan.

Jumlah relawan yang telah dihimpun sekitar 100 orang masih berpotensi bertambah. Antusiasme warga NU dari berbagai daerah menunjukkan adanya dukungan masyarakat terhadap penyelenggaraan muktamar melalui bentuk pengabdian nonformal di luar agenda persidangan.

Romli menegaskan, para relawan tidak mengharapkan imbalan dari layanan tersebut. Mereka menyambut peserta dari berbagai penjuru Indonesia dengan semangat pengabdian dan berharap pelayanan yang diberikan dapat membantu menciptakan kenyamanan selama mengikuti muktamar.

“Kami menyambut saudara-saudara NU dari seluruh Indonesia. Kesempatan ini semata-mata untuk mencari berkah kiai. Tidak ada imbalan yang kami harapkan selain kenyamanan para tamu,” tegasnya.

Persiapan layanan pijat gratis ini memperlihatkan sisi lain penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Di tengah agenda organisasi berskala nasional, dukungan masyarakat diwujudkan melalui pelayanan langsung kepada peserta yang membutuhkan pemulihan tenaga selama mengikuti rangkaian kegiatan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.