Rehabilitasi Jogging Track Stadion Canda Bhirawa Telan Rp2,4 Miliar

oleh -86 Dilihat
oleh
Rehabilitasi Jogging Track Stadion Canda Bhirawa Telan Rp2,4 Miliar
Tak Hanya Fokus Stadion GDJ, Mas Dhito Rehab Canda Bhirawa Pare
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Kediri merehabilitasi fasilitas olahraga di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare, pada 2026. Proyek tersebut difokuskan pada pembenahan jogging track dengan nilai kontrak mencapai Rp2,4 miliar dan ditargetkan selesai pada 7 Desember 2026.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito mengatakan, rehabilitasi Stadion Canda Bhirawa menjadi bagian dari peningkatan sarana olahraga daerah. Program tersebut berjalan bersamaan dengan kelanjutan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ).

“Selain melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati, kita juga melakukan rehab Stadion Canda Bhirawa,” kata Mas Dhito, Rabu (26/8/2026).

Pekerjaan rehabilitasi jogging track telah melalui proses tender. Berdasarkan kontrak, pelaksanaan pekerjaan dimulai 24 Agustus 2026 dan memiliki batas waktu penyelesaian hingga 7 Desember 2026. Dengan nilai proyek Rp2,4 miliar, kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan proyek fasilitas publik tersebut.

Pemkab Kediri berharap pembenahan ini membuat Stadion Canda Bhirawa semakin representatif untuk aktivitas olahraga masyarakat, khususnya warga Kecamatan Pare. Fasilitas tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembinaan atlet di Kabupaten Kediri.

Selain jogging track, rehabilitasi juga mencakup pembangunan saluran drainase keliling di tepi lapangan. Saluran tersebut menggunakan konstruksi U Ditch yang dirancang untuk membantu mengalirkan air dan mencegah terjadinya genangan ketika musim hujan.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menjelaskan, pembangunan drainase menjadi bagian penting dalam pembenahan kawasan stadion.

“Supaya tidak terjadi genangan saat musim hujan, kita buatkan saluran keliling untuk pembuangan air,” ujarnya.

Rehabilitasi kali ini juga menjadi perkembangan lanjutan dari rencana pembenahan Stadion Canda Bhirawa yang sebelumnya diproyeksikan memiliki lintasan atletik berstandar nasional. Pada tahap perencanaan sebelumnya, Pemkab Kediri sempat mengalokasikan anggaran Rp4,1 miliar untuk pembangunan lintasan atletik atau jogging track yang diarahkan memenuhi standar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Sementara itu, pembangunan Stadion GDJ di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, pada 2026 memasuki tahap ketiga. Pekerjaan pada tahap tersebut berfokus pada pemasangan konstruksi rangka dan penutup atap.

Dengan adanya dua proyek sarana olahraga tersebut, Pemkab Kediri menempatkan pengembangan fasilitas olahraga tidak hanya pada pembangunan stadion baru, tetapi juga peningkatan kualitas infrastruktur olahraga yang telah digunakan masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.