Puskeswan Jember Belum Ideal, Layanan Kesehatan Ternak Terbatas

oleh -32 Dilihat
oleh
Puskeswan Jember Belum Ideal, Layanan Kesehatan Ternak Terbatas
Kepala Dinas KPPP Jember Sugiyarto
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Ketersediaan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kabupaten Jember dinilai belum ideal untuk menopang kebutuhan pelayanan kesehatan hewan di wilayah yang memiliki aktivitas peternakan cukup besar. Pemerintah Kabupaten Jember sendiri dalam dokumen perencanaan menargetkan jumlah laboratorium kesehatan hewan dan Puskeswan operasional terus ditambah secara bertahap.

Dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, jumlah laboratorium kesehatan hewan dan Puskeswan yang operasional ditargetkan meningkat dari tujuh unit pada kondisi awal menjadi sembilan unit, kemudian sepuluh hingga dua belas unit pada periode perencanaan. Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan penambahan fasilitas pelayanan kesehatan hewan memang telah menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah.

Persoalannya bukan hanya menyangkut jumlah bangunan atau titik pelayanan. Ketersediaan tenaga medis veteriner juga menjadi faktor penting. Pedoman Pelayanan Puskeswan mencatat Kabupaten Jember sebelumnya memiliki tiga Puskeswan, tetapi tidak tercatat memiliki tenaga medik maupun paramedik pada tabel tersebut. Kondisi ini memperlihatkan bahwa persoalan layanan kesehatan hewan tidak cukup diselesaikan hanya dengan menambah fasilitas fisik.

Di sisi lain, aktivitas pelayanan Puskeswan di Jember menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut cukup nyata. Data PPID Pemerintah Kabupaten Jember mencatat berbagai kegiatan pelayanan kesehatan hewan, vaksinasi, pemantauan penyakit, hingga pelayanan terpadu yang dilakukan sejumlah Puskeswan di berbagai kecamatan. Di antaranya Puskeswan Ambulu, Gumukmas, Kalisat, Silo, Bangsalsari, Balung, Jenggawah, Mayang, Rambipuji dan wilayah lainnya.

Kondisi tersebut menjadi penting karena pelayanan kesehatan hewan berkaitan langsung dengan pengendalian penyakit menular dan zoonosis. Pemerintah Kabupaten Jember menetapkan indikator penurunan kejadian penyakit menular ternak dan zoonosis sebagai salah satu sasaran program pengendalian kesehatan hewan. Untuk itu, jangkauan pelayanan, tenaga veteriner, sarana, serta kemampuan deteksi dan penanganan penyakit menjadi mata rantai yang tidak dapat dipisahkan.

Dokumen perencanaan daerah juga menunjukkan adanya alokasi anggaran untuk pengelolaan pelayanan jasa laboratorium dan jasa medik veteriner. Pada salah satu dokumen anggaran, target sembilan unit laboratorium kesehatan hewan dan Puskeswan yang operasional dibarengi dengan anggaran lebih dari Rp1,15 miliar untuk kegiatan terkait pada 2023.

Fakta ini sekaligus membuka pertanyaan publik: apakah peningkatan jumlah fasilitas sudah berjalan sebanding dengan kebutuhan pelayanan di lapangan? Apakah seluruh Puskeswan memiliki tenaga veteriner, peralatan, obat-obatan dan kemampuan pelayanan yang memadai? Pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka karena menyangkut efektivitas penggunaan anggaran sekaligus perlindungan kesehatan hewan dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Jember dalam dokumen perencanaan terbaru juga memasukkan pembangunan dan rehabilitasi prasarana pertanian, termasuk Puskeswan, sebagai bagian dari target pembangunan. Artinya, pemerintah telah mengakui pentingnya penguatan infrastruktur pelayanan kesehatan hewan.

Dengan wilayah pelayanan yang luas, kebutuhan peternak tidak cukup dijawab dengan keberadaan fasilitas di atas kertas. Pemerataan lokasi, kesiapan tenaga, kecepatan respons terhadap laporan penyakit dan kualitas pelayanan menjadi ukuran yang lebih konkret untuk menilai apakah sistem Puskeswan Jember benar-benar telah memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penguatan Puskeswan karenanya perlu ditempatkan bukan sekadar sebagai pembangunan fasilitas, tetapi sebagai investasi untuk mencegah kerugian peternak, mengendalikan penyakit hewan dan menekan risiko penyakit yang dapat menular kepada manusia.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.