GRESIK, Garudasatunews.id – Sebanyak 103 tenaga konstruksi dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Akademi Jago Bangunan yang diselenggarakan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik, bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Surabaya. Program peningkatan kompetensi tersebut berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di Kantor BJKW IV Surabaya.
Peserta berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Ponorogo, Mojokerto, Pasuruan, Madiun, Magetan, Ngawi, Pacitan, hingga Madura. Selama pelatihan, mereka memperoleh pembekalan mengenai metode kerja konstruksi yang efektif dan efisien, penggunaan material bangunan seperti semen, beton, dan mortar, serta pengenalan inovasi produk turunan semen hijau SIG berupa bata interlock presisi.
Pelatihan juga menitikberatkan pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sebagai bagian dari proses sertifikasi, seluruh peserta menjalani wawancara kompetensi dan uji praktik lapangan berupa pembuatan bangku taman untuk mengukur kemampuan teknis dan penguasaan materi konstruksi.
General Manager of Marketing Planning and Development PT Semen Gresik, Achmad Al Mahmudi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan tenaga konstruksi sebagai mitra strategis.
Menurutnya, kompetensi tenaga konstruksi menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas hasil pembangunan. Melalui Akademi Jago Bangunan, perusahaan berupaya membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri konstruksi.
Ia menambahkan, tenaga konstruksi memiliki peran yang tidak hanya terbatas pada proses pembangunan, tetapi juga menjadi rujukan masyarakat dalam memberikan rekomendasi terkait pemilihan material bangunan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan sertifikasi kompetensi dinilai penting untuk mendukung profesionalisme sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna jasa konstruksi.
PT Semen Gresik menyatakan akan terus mendorong pelaksanaan program pengembangan kompetensi sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas tenaga konstruksi di berbagai daerah.
Salah seorang peserta asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Yusuf Arief (53), mengaku memperoleh manfaat dari pelatihan tersebut. Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap tenaga konstruksi. Selain memperluas wawasan mengenai perkembangan dunia konstruksi, program tersebut juga membuka kesempatan memperluas jejaring profesional dengan sesama pekerja konstruksi.
(Red-Garudasatunews)














