Pramuka Jatim Kembangkan Benih Jagung Unggul KIP

oleh -39 Dilihat
oleh
Pramuka Jatim Kembangkan Benih Jagung Unggul KIP
Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mengambil langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mulai mengembangkan benih unggul sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Langkah ini menunjukkan program Pramuka tidak lagi sebatas menghasilkan bahan pangan untuk konsumsi, tetapi mulai menyasar sektor hulu melalui pengembangan sumber benih.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim HM Arum Sabil mengatakan salah satu benih unggul yang dikembangkan adalah jagung dengan label KIP, singkatan dari Kolaborasi Inovasi Polri. Pernyataan tersebut disampaikan seusai Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (2/9/2026).

“Ya, kita sudah bukan hanya menghasilkan pangan untuk diproduksi dan dikonsumsi, tapi juga kita sudah membuat benih-benih unggul,” ujar Arum.

Pengembangan benih jagung tersebut menjadi salah satu titik penting dalam program ketahanan pangan Pramuka Jatim. Jika sebelumnya kegiatan lebih banyak berorientasi pada produksi pangan, pengembangan benih membuka ruang untuk memperkuat keberlanjutan produksi pertanian.

Arum menegaskan Kwarda Pramuka Jatim terus mendorong program ketahanan pangan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam pengembangan inovasi dan hasil pertanian. Dengan pola tersebut, kegiatan ketahanan pangan diharapkan tidak berhenti pada hasil panen, tetapi dapat berkembang menjadi ekosistem produksi yang berkelanjutan.

Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Pramuka Jatim, Arumi Bachin, mengatakan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65. Program tersebut disebut telah berjalan cukup lama dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah Jawa Timur.

Menurut Arumi, tingginya partisipasi anggota Pramuka terlihat dari banyaknya satuan dan anggota yang memperoleh apresiasi atas program yang dijalankan. Selain ketahanan pangan, program tersebut berjalan berdampingan dengan kegiatan sosial lain, termasuk bedah rumah.

Dari sisi kebijakan, keterlibatan Pramuka dalam ketahanan pangan juga mendapat dorongan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dalam amanat yang dibacakan Arum Sabil pada apel tersebut, Khofifah mendorong Gerakan Pramuka mengambil bagian melalui kegiatan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Pengembangan benih jagung KIP menjadi bagian yang menarik untuk dicermati karena menyentuh aspek strategis ketahanan pangan, yakni ketersediaan benih sebagai fondasi produksi. Ke depan, keberlanjutan program akan sangat bergantung pada pengembangan inovasi, kualitas benih, kolaborasi, serta kemampuan memperluas manfaatnya kepada masyarakat.

Dengan demikian, program ketahanan pangan Pramuka Jatim mulai bergerak dari sekadar kegiatan produksi menuju penguatan sumber daya pertanian. Langkah tersebut sekaligus memperluas peran Gerakan Pramuka dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Jawa Timur.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.