
SUMENEP, Garudasatunews.id — Sebanyak 249 personel Kodim 0827/Sumenep mengikuti uji kenaikan tingkat Pencak Silat Militer (PSM), Kamis (10/9/2026). Para prajurit yang sebelumnya menyandang sabuk putih diuji untuk naik ke tingkat sabuk kuning.
Pengujian tersebut dilakukan oleh tim dari Jasdam V/Brawijaya dan Jasrem 084/Bhaskara Jaya. Tim penguji dipimpin Katim Penguji Pasilat Korem 084/BJ, Kapten Inf Hary.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya dituntut mampu memperagakan gerakan dengan tepat. Tim penguji juga menilai penguasaan teknik, ketangkasan, kedisiplinan, serta kemampuan prajurit dalam mengikuti dan menerapkan setiap materi yang diberikan.
Kapten Inf Hary mengatakan, kenaikan sabuk bukan semata-mata menjadi tujuan akhir dalam pembinaan PSM. Hal yang lebih penting, kata dia, adalah memastikan setiap prajurit benar-benar menguasai teknik melalui latihan yang dilakukan secara konsisten.
“Sabuk kuning itu tanda bahwa tingkat kemampuan sudah bertambah. Yang kami harapkan, teknik yang diberikan benar-benar dikuasai, bukan sekadar bisa mengikuti gerakan saat ujian,” kata Kapten Inf Hary.
Menurutnya, proses pengujian sekaligus menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana hasil latihan yang telah dijalani para prajurit. Karena itu, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga ketelitian dan kedisiplinan dalam setiap gerakan.
“Kalau teknik dasarnya benar, gerakannya tepat, dan disiplin dalam latihan, kemampuan itu akan terbentuk. Setelah ujian ini jangan berhenti. Justru harus semakin rajin berlatih karena tingkat berikutnya tentu tuntutannya lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Pasiops Kodim 0827/Sumenep Kapten Arh Edi Suhartono mengatakan, uji kenaikan tingkat PSM merupakan bagian dari pembinaan kemampuan prajurit yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, kemampuan bela diri menjadi salah satu bekal penting bagi prajurit sehingga perlu terus dipelihara dan ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas.
“Kami ingin prajurit tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga punya kemampuan bela diri yang terukur. Karena itu, latihan harus serius dan berkelanjutan. Hari ini diuji, setelah itu kemampuan tetap harus dipelihara,” kata Kapten Arh Edi.
Melalui uji kenaikan tingkat tersebut, Kodim 0827/Sumenep berharap kemampuan PSM para personel semakin meningkat. Kenaikan tingkat juga diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit untuk terus mengasah keterampilan, menjaga kebugaran, serta meningkatkan kesiapan dalam menjalankan tugas. (Red-Garudasatunews)











