Prajurit Gugur di Lebanon, Pemulangan Jenazah Ditunggu

oleh -50 Dilihat
oleh
Prajurit Gugur di Lebanon, Pemulangan Jenazah Ditunggu
Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang termasuk pasukan perdamaian PBB, gugur di Lebanon akibat pengeboman Israel, Minggu (29/3/2026). [Suara.com]
banner 468x60

YOGYAKARTA, Garudasatunews.id – Duka menyelimuti keluarga Praka Farizal Romadhon yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Hingga kini, kepastian waktu pemulangan jenazah ke tanah air belum juga diterima keluarga, memunculkan pertanyaan terkait kecepatan proses administrasi di tengah situasi darurat.

Keluarga di Kulon Progo masih menunggu kepastian, sembari menyiapkan pemakaman di kampung halaman sebagai tempat peristirahatan terakhir almarhum. Ayah korban, Senam, mengaku belum memperoleh informasi resmi mengenai jadwal kedatangan jenazah.

“Belum tahu kapan jenazah tiba,” ujarnya dengan suara lirih.

Ia juga mengungkap komunikasi terakhir dengan putranya yang terjadi sehari sebelum insiden. Percakapan singkat tersebut terputus tanpa tanda mencurigakan, selain keluhan sinyal komunikasi yang buruk.

“Cuma bilang sinyal jelek, setelah itu tidak bisa dihubungi lagi,” kenangnya.

Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, menyatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI. Proses administrasi pemulangan jenazah disebut masih berlangsung di tingkat pusat.

“Kami masih menunggu, mudah-mudahan dalam satu hingga dua hari ke depan jenazah sudah bisa tiba di tanah air,” jelasnya.

Kodim memastikan kesiapan penuh dalam proses penyambutan hingga pemakaman, sesuai permintaan keluarga agar almarhum dimakamkan di Kulon Progo.

Di sisi lain, TNI mengungkap bahwa Praka Farizal merupakan bagian dari kontingen misi Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia bertugas di Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S.

Insiden yang menewaskan Farizal terjadi di wilayah Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026), saat posisi pasukan Indonesia dihantam serangan artileri di tengah eskalasi konflik bersenjata yang meningkat.

Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di markas East Sector Headquarters sambil menunggu proses pemulangan, dengan pendampingan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut.

Dalam peristiwa yang sama, tiga prajurit TNI lainnya turut menjadi korban. Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, sementara Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan kini menjalani perawatan intensif.

Hingga kini, pihak UNIFIL masih melakukan investigasi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Situasi konflik yang memanas di lokasi kejadian menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengungkapan fakta di lapangan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.