Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang

oleh -25 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

JAKARTA, Garudasatunews.id — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah drastis dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Posisi strategis yang memayungi program prioritas pemerintah ini kini resmi dialihkan kepada Nanik Sudaryati Deyang.

 

​Keputusan mendadak ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara pada Selasa (2/6) malam.

 

Tidak hanya Dadan, perombakan besar-besaran ini juga ikut mendepak dua Wakil Kepala BGN lama, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

​”Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini,” ujar Prasetyo Hadi.

 

​Sebagai gantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, didampingi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

​Meskipun Istana menyampaikan pergantian ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi, publik membaca langkah ini sebagai evaluasi total atas rentetan rapor merah BGN.

 

Di bawah komando Dadan Hindayana sejak Agustus 2024, implementasi program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) justru kerap didera isu miring, salah satunya maraknya kasus keracunan massal yang menimpa siswa sekolah sebagai penerima manfaat.

 

​Dampak dari buruknya kontrol kualitas ini memaksa BGN melakukan tindakan darurat berupa pembekuan massal terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertindak sebagai pemasok menu.

 

​Raport Merah Operasional BGN (6 Januari 2025 – 29 Mei 2026):

– ​Total SPPG Beroperasi: 27.208 satuan di seluruh Indonesia.

– ​SPPG yang Disuspensi/Dibekukan: 8.182 satuan (Sekitar 30% dari total operasional).

 

​Langkah tegas pencopotan ini dinilai sebagai upaya penyelamatan (rescue mission) dari Presiden Prabowo terhadap program mahakaryanya yang sudah digelorakan sejak kampanye Pilpres 2024.

 

​Skala program ini sangat masif dan mempertaruhkan reputasi politik pemerintah. Berdasarkan data per 3 Maret 2026, cakupan pemenuhan gizi ini telah menyentuh angka fantastis:

​Total Penerima Manfaat: 61.239.037 orang.

​Penerima Kategori Siswa Sekolah: 49.057.682 anak.

 

​Dengan masuknya manajemen baru yang dipimpin Nanik Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi pemerintah tampaknya ingin memperketat pengawasan, transparansi, dan pembersihan sistem pemasokan makanan agar sekoci program MBG tidak karam akibat masalah manajemen di lapangan.(faruq)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.