PHE LPB Mulai Bor Sumur Eksplorasi Tingkilan-001

oleh -32 Dilihat
oleh
PHE LPB Mulai Bor Sumur Eksplorasi Tingkilan-001
PHE Lepas Pantai Bunyu memulai pengeboran eksplorasi Sumur Tingkilan-001 pada 2 Oktober 2026 di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
banner 468x60

BULUNGAN, Garudasatunews.id – PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) mulai melakukan pengeboran eksplorasi Sumur Tingkilan-001 (TKLN-001) di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, sejak 2 Oktober 2026. Pengeboran ini menjadi bagian dari program eksplorasi Wilayah Kerja (WK) Maratua untuk menguji potensi sumber daya minyak dan gas bumi (migas).

Sumur Tingkilan-001 ditujukan untuk menguji potensi hidrokarbon pada Formasi Menumbar. Penentuan target eksplorasi tersebut didasarkan pada kajian geologi dan data bawah permukaan yang menjadi dasar teknis dalam menentukan prospek kandungan migas.

Pengeboran dilakukan secara vertikal menggunakan Rig PDSI #21.2 dengan kapasitas 700 horsepower (HP). Sumur tersebut ditargetkan mencapai kedalaman akhir 1.574 meter measured depth (mMD), atau sekitar 1.554 meter true vertical depth subsea (mTVDSS).

Manager Drilling Zona 10 Muhdi Rizal mengatakan kegiatan eksplorasi merupakan langkah strategis perusahaan untuk menemukan sumber daya migas baru sekaligus menjaga keberlanjutan produksi. Eksplorasi Tingkilan-001 diharapkan dapat membuka peluang penambahan cadangan migas yang berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

Langkah pengeboran tersebut sebelumnya diawali dengan sosialisasi kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Dalam proses itu, PHE LPB menyampaikan rencana teknis kegiatan eksplorasi, termasuk aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

PHE LPB juga berkoordinasi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting mengingat kegiatan eksplorasi tidak hanya berkaitan dengan target penemuan hidrokarbon, tetapi juga menyangkut keselamatan, lingkungan, dan hubungan dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.

Secara strategis, keberhasilan Tingkilan-001 akan sangat bergantung pada hasil pengujian bawah permukaan. Artinya, dimulainya pengeboran belum dapat diartikan sebagai kepastian adanya cadangan migas komersial. Hasil pengeboran dan evaluasi teknis nantinya akan menentukan sejauh mana prospek hidrokarbon di Formasi Menumbar dapat dikembangkan.

PHE LPB menegaskan komitmennya menjalankan kegiatan eksplorasi dengan menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), mematuhi regulasi, serta memperhatikan aspek perlindungan lingkungan. Upaya tersebut diarahkan agar kegiatan eksplorasi dapat berlangsung aman, andal dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagi Kalimantan Utara, pengeboran Tingkilan-001 juga memiliki dimensi ekonomi karena eksplorasi migas berpotensi mendukung investasi dan penguatan sektor energi daerah. Namun, manfaat tersebut tetap bergantung pada hasil eksplorasi serta tahapan evaluasi dan pengembangan berikutnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.