PEPC JTB Rampungkan Arboretum di Dua Sekolah Bojonegoro

oleh -25 Dilihat
oleh
PEPC JTB Rampungkan Arboretum di Dua Sekolah Bojonegoro
PEPC Jambaran-Tiung Biru merampungkan pembangunan fasilitas arboretum di SMPN 1 Ngasem dan SMPN 2 Purwosari pada 2025.
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Jambaran-Tiung Biru (JTB) merampungkan pembangunan fasilitas Arboretum di dua sekolah binaan di Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut menyasar 989 warga sekolah sebagai penerima manfaat langsung dalam upaya memperkuat edukasi lingkungan sekaligus pengurangan jejak emisi karbon.

Program bertajuk Biru Langit Jambaran-Tiung Biru “Pengurangan Jejak Emisi Karbon Berbasis Sekolah” itu dilaksanakan bersama ADEMOS Indonesia. Fasilitas Hutan Sekolah di SMPN 1 Ngasem dan SMPN 2 Purwosari telah mencapai capaian fisik 100 persen sepanjang 2025.

Program ini merupakan kelanjutan agenda yang telah berjalan sejak 2022. Pada tahap awal, kegiatan diarahkan pada edukasi mengenai jejak emisi karbon serta penanaman 12.000 vegetasi di bantaran Sungai Gandong. Tahapan berikutnya mencakup pengumpulan data emisi berbasis digital dan penguatan aspek legalitas Hutan Sekolah.

Pada tahap penyempurnaan, empat fasilitas utama dibangun di masing-masing kawasan, yakni saung belajar atau gazebo, green house untuk pembibitan dan etalase botani, mini embung sebagai sarana konservasi air, serta jalur batas kawasan Hutan Sekolah.

Penanaman vegetasi endemik dan pohon peneduh juga diselesaikan hingga mencapai kepadatan yang ditargetkan. Keberadaan vegetasi tersebut diharapkan memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang pembelajaran lingkungan, penyerap karbon, sekaligus penyaring polutan udara.

Selain 989 warga sekolah, program tersebut juga memberikan manfaat kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro.

Head of Communication Relations & CID PEPC Zona 12, Weanny Hikmat, menyampaikan bahwa penyelesaian Arboretum menjadi bagian dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Keberlanjutan program turut diperkuat melalui Surat Keputusan (SK) Hutan Sekolah, Komite Imbal Jasa Sekolah, serta sinergi antara PEPC JTB, pemerintah desa dan dinas terkait.

Dari sisi keberlanjutan, Arboretum tidak hanya diposisikan sebagai pembangunan fisik. Program tersebut diarahkan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan lingkungan di sekolah, terutama melalui pemantauan jejak emisi dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Memasuki 2026, program dilanjutkan dengan pengembangan dashboard pemantauan jejak emisi sekolah, penyusunan SOP pengelolaan Hutan Sekolah dan kompos, penerbitan buku perjalanan program, serta penguatan peran sekolah sebagai pionir gerakan menuju Net Zero Emission di tingkat lokal.

Program Biru Langit Jambaran-Tiung Biru sekaligus menjadi bagian dari upaya PEPC JTB mendukung pengurangan emisi karbon di sekitar wilayah operasi. Bagi perusahaan, keberlanjutan lingkungan dan hubungan harmonis dengan masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung keberlangsungan kegiatan operasi JTB dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.