PGN Tambah 230 Km Pipa Gas, Perluas Energi Bersih

oleh -38 Dilihat
oleh
PGN Tambah 230 Km Pipa Gas, Perluas Energi Bersih
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas dari Pertamina berhasil menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi sepanjang 2025
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi sepanjang 2025. Perusahaan yang menjadi subholding gas dari PT Pertamina (Persero) tersebut kini mengelola lebih dari 95 persen infrastruktur gas bumi nasional sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Sepanjang 2025, PGN mencatat penyaluran gas bumi mencapai 836 BBTUD kepada berbagai segmen pelanggan. Jumlah pengguna juga terus meningkat hingga melampaui 830.300 pelanggan yang tersebar di sektor rumah tangga, usaha kecil, industri, hingga layanan publik.

Ekspansi jaringan pipa tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat integrasi antara infrastruktur pipa dan nonpipa. Integrasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan distribusi gas bumi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi domestik.

Corporate Secretary PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Fajriyah Usman, menyatakan tahun 2026 menjadi fase penting bagi perusahaan untuk mengoptimalkan jaringan gas bumi yang telah terbangun dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, penguatan jaringan distribusi tersebut dilakukan seiring dengan pertumbuhan infrastruktur yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

Di sisi lain, PGN memasuki 2026 dengan kondisi fundamental yang dinilai lebih kuat setelah sepanjang 2025 melakukan penguatan berbagai aspek operasional perusahaan.

Penguatan tersebut meliputi penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), peningkatan keandalan operasional, pengelolaan risiko yang lebih disiplin, kondisi keuangan yang stabil, serta penerapan tata kelola perusahaan yang lebih ketat.

Secara bisnis, sektor midstream dan downstream PGN juga tetap menjadi tulang punggung operasional perusahaan dengan kinerja operasional dan keuangan yang menunjukkan pertumbuhan pendapatan serta arus kas operasional yang tetap positif.

“Integrasi jaringan pipa dan nonpipa akan terus dilanjutkan untuk menjangkau wilayah baru sekaligus meningkatkan keandalan penyaluran gas bumi kepada pelanggan,” ujar Fajriyah.

Ia menambahkan penguatan infrastruktur tersebut dilakukan secara terintegrasi bersama sejumlah entitas anak usaha PGN, seperti Pertamina Gas, PGN LNG Indonesia, Gagas Energi Indonesia, dan Nusantara Regas.

Sinergi antar entitas tersebut dinilai memungkinkan optimalisasi layanan gas bumi bagi berbagai segmen pengguna, mulai dari rumah tangga, UMKM, sektor industri, transportasi, hingga fasilitas publik seperti rumah sakit dan layanan sosial.

PGN menilai pengelolaan infrastruktur gas bumi memiliki tingkat risiko tinggi sehingga integrasi teknologi serta penerapan standar keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional perusahaan.

Dengan penguatan jaringan pipa dan integrasi infrastruktur energi, PGN optimistis mampu memperluas akses gas bumi bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi yang lebih bersih. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.