Petani NasDem Jatim Siapkan Program Pertanian Berdampak

oleh -43 Dilihat
oleh
Petani NasDem Jatim Siapkan Program Pertanian Berdampak
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melantik pengurus Petani NasDem periode 2026-2029 di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Ketua Petani NasDem Jawa Timur Mulyadi berkomitmen menghadirkan program yang berdampak langsung bagi petani.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Petani NasDem Jawa Timur menyiapkan sejumlah langkah strategis yang diarahkan untuk memberikan dampak langsung kepada petani, sekaligus memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari konsolidasi Petani NasDem menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung pada 22 Oktober 2026. Sebelumnya, DPW Petani NasDem Jatim melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Jawa Timur untuk membahas program prioritas yang dinilai relevan dengan kebutuhan petani di lapangan.

Ketua Petani NasDem Jatim Mulyadi menyampaikan, salah satu program yang disiapkan adalah penanaman padi dengan luas lahan minimal 30 hektare. Selain itu, organisasi tersebut juga menargetkan pengembangan hortikultura sedikitnya tiga hektare.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat diversifikasi pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.

Dalam koordinasi dengan Dinas Pertanian Jatim, Kepala Dinas Pertanian Jatim Heru Suseno memaparkan capaian produksi sejumlah komoditas pangan strategis. Padi, jagung, kedelai, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah disebut mencatat surplus terhadap target produksi 2026.

Dinas Pertanian Jatim juga menyampaikan dukungan berupa sarana dan prasarana pertanian, irigasi serta pupuk yang telah disalurkan kepada kelompok tani. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan Jawa Timur.

Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan program yang telah dirancang tidak berhenti pada agenda organisasi maupun seremoni. Efektivitas program akan sangat bergantung pada pelaksanaan di tingkat petani, ketepatan sasaran bantuan, pendampingan, serta kesinambungan akses terhadap produksi dan pasar.

Arah tersebut sejalan dengan agenda DPP Petani NasDem yang mendorong program pertanian dan perikanan yang memiliki dampak ekonomi langsung. DPP Petani NasDem sebelumnya menyatakan bahwa program tidak sekadar berbentuk kegiatan, tetapi harus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi petani dan nelayan.

Di tingkat nasional, Petani NasDem periode 2026–2029 dipimpin Arif Rahman. Kepengurusan baru tersebut membawa sejumlah agenda, termasuk pembangunan demplot pertanian terintegrasi di setiap provinsi, pemberdayaan kampung nelayan, serta pengembangan perhutanan sosial.

Untuk Jawa Timur, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program tersebut tidak tumpang tindih dengan kebijakan pertanian yang sudah berjalan. Data produksi, kebutuhan kelompok tani, kondisi lahan, hingga akses pemasaran menjadi bagian yang menentukan apakah program benar-benar menghasilkan dampak.

Rakernas Petani NasDem kemudian menjadi momentum untuk merumuskan arah program sekaligus menguji sejauh mana gagasan pemberdayaan petani dapat diterjemahkan menjadi program konkret di daerah.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan program bukan semata pada luas lahan yang ditargetkan, tetapi juga pada peningkatan produktivitas, pendapatan petani, kepastian pasar, dan keberlanjutan program setelah kegiatan organisasi selesai.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.