SURABAYA, Garudasatunews.id – Menjelang perayaan Idulfitri 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menambah pasokan LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Jawa Timur. Sebanyak 3,6 juta tabung tambahan didistribusikan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga serta pelaku usaha mikro selama momentum Lebaran.
Penambahan pasokan tersebut dilakukan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping yang meningkatkan distribusi reguler sekitar 10 persen dari kuota normal. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi rumah tangga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa upaya penguatan pasokan tidak hanya berfokus pada jumlah distribusi, tetapi juga pada kelancaran rantai distribusi hingga ke tingkat pangkalan.
“Kami memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar distribusi berjalan lancar sampai ke pangkalan resmi. Kami juga melakukan pemantauan langsung untuk memastikan harga di lapangan tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya.
Pertamina juga kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan energi bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Karena itu, masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke atas diimbau beralih menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas agar distribusi subsidi tepat sasaran.
Untuk memastikan masyarakat memperoleh LPG 3 kilogram di pangkalan resmi dengan harga sesuai ketentuan, Pertamina menyediakan layanan informasi melalui situs subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg serta layanan pengaduan melalui Pertamina Contact Center 135.
Melalui penambahan pasokan tersebut, Pertamina berharap kebutuhan LPG masyarakat di Jawa Timur selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi tanpa menimbulkan gejolak distribusi maupun lonjakan harga di tingkat konsumen. (Red-Garudasatunews)














