Persebaya Gembleng Fisik Pemain, Bidik Permainan Lebih Agresif

oleh -29 Dilihat
oleh
Persebaya Gembleng Fisik Pemain, Bidik Permainan Lebih Agresif
Latihan Skuad Persebaya Surabaya
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Persebaya Surabaya memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League September–Oktober 2026 untuk menggenjot kondisi fisik pemain. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan tim agar memiliki lebih banyak pemain yang siap tampil sekaligus mendukung gaya permainan yang lebih agresif.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan jeda kompetisi bukan berarti seluruh pemain berhenti menjalani aktivitas. Sebaliknya, masa tersebut digunakan tim pelatih untuk menjaga sekaligus meningkatkan kebugaran pemain, terutama mereka yang kondisinya belum mencapai 100 persen.

“Para pemain menjalani latihan fisik agar tetap terjaga kebugarannya, jadi ini bukan hari libur,” ujar Tavares.

Fokus terhadap kebugaran menjadi perhatian penting karena Persebaya membutuhkan kedalaman skuad yang lebih siap ketika kompetisi kembali bergulir. Menurut Tavares, peningkatan kondisi fisik akan memperbesar pilihan pemain yang dapat diturunkan dalam pertandingan berikutnya.

“Target kami adalah meningkatkan kondisi fisik mereka agar ke depannya kami memiliki lebih banyak pilihan pemain yang siap dengan kondisi yang lebih baik untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya,” katanya.

Fisik Jadi Fondasi Permainan Agresif

Program latihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga stamina pemain. Tim pelatih juga menjadikan jeda kompetisi sebagai momentum memperkuat karakter permainan Persebaya di lapangan.

Tavares menilai permainan agresif membutuhkan dukungan fisik yang memadai. Tekanan terhadap lawan dan intensitas permainan tidak akan berjalan maksimal apabila pemain tidak mampu mempertahankan kondisi fisiknya sepanjang pertandingan.

“Apabila kami ingin menekan lawan dan bermain lebih agresif, kami membutuhkan kondisi fisik yang lebih baik,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Dengan demikian, peningkatan fisik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rencana permainan Persebaya. Persiapan selama jeda diharapkan dapat memperkecil persoalan kesiapan pemain ketika kompetisi kembali berlangsung.

Kedalaman Skuad Jadi Perhatian

Di sisi lain, upaya meningkatkan kebugaran juga menunjukkan bahwa kesiapan seluruh anggota skuad menjadi salah satu pekerjaan utama tim pelatih. Semakin banyak pemain berada dalam kondisi optimal, semakin luas pula opsi yang tersedia untuk menentukan komposisi tim.

Persebaya sebelumnya juga menggunakan evaluasi kondisi fisik sebagai bagian dari persiapan pemain. Pemeriksaan seperti Counter Movement Jump (CMJ) digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi neuromuskular, tingkat kelelahan, dan kesiapan pemain.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa aspek fisik tidak semata-mata diukur melalui intensitas latihan, tetapi juga melalui pemantauan kondisi pemain sebagai dasar menentukan beban latihan.

Bagi Persebaya, masa jeda akhirnya menjadi ruang untuk melakukan pembenahan sebelum kembali menghadapi persaingan kompetisi. Targetnya jelas: memperbanyak pemain yang siap dimainkan sekaligus membangun kapasitas fisik yang mendukung permainan menekan dan agresif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.