Permata CERITA 2026 Bekali Siswa SMP Surabaya Literasi Keuangan Digital

oleh -28 Dilihat
oleh
Permata CERITA 2026 Bekali Siswa SMP Surabaya Literasi Keuangan Digital
Karyawan bank permata bersama para guru SMP 1 Dapena Surabaya.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Program Permata CERITA 2026 yang digelar Permata Bank di SMP Dapena 1 Surabaya membekali para siswa dengan pemahaman literasi keuangan dan keamanan transaksi digital. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (16/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pengelolaan keuangan secara bijak sejak usia remaja, di tengah meningkatnya penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Program bertema “24 Tahun, 24 Kota, 1 CERITA” itu dilaksanakan serentak di 24 kota di Indonesia untuk memperingati ulang tahun ke-24 Permata Bank. Di Surabaya, kegiatan berlangsung di SMP Dapena 1, Jalan Sumatera Nomor 112–114. <escape> </escape>

Corporate Banking Director Permata Bank, Evi Hiswanto, menjelaskan bahwa siswa tingkat SMP menjadi sasaran edukasi karena berada pada fase mulai belajar mengelola uang saku, menentukan prioritas pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung.

Menurut Evi, pengenalan keamanan transaksi digital juga penting karena para remaja semakin dekat dengan penggunaan telepon seluler dan berbagai layanan keuangan berbasis teknologi. Edukasi tersebut diharapkan membantu siswa lebih waspada terhadap risiko penipuan dan aktivitas digital yang merugikan. <escape> </escape>

Literasi Keuangan dan Keamanan Digital Jadi Fokus

Materi Permata CERITA 2026 tidak hanya membahas pengelolaan uang, tetapi juga memperkenalkan penggunaan sistem pembayaran digital, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Para siswa diajak memahami pentingnya menggunakan layanan keuangan secara bertanggung jawab serta menjaga kerahasiaan informasi pribadi.

Dalam kegiatan tersebut, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai potensi penipuan digital, risiko permainan daring, hingga bahaya judi online. Mereka diingatkan agar tidak sembarangan memberikan nomor identifikasi pribadi (PIN), kode OTP (one-time password), maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Penyampaian materi dilakukan melalui video, simulasi permainan, dan kuis interaktif agar para siswa lebih mudah memahami situasi yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga diperkenalkan pada metode 3A, yakni Amati, Awasi, dan Adukan, sebagai langkah meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan.

Tantangan Literasi Keuangan di Kalangan Remaja

Edukasi keuangan bagi pelajar menjadi semakin relevan seiring berkembangnya transaksi digital. Kemudahan pembayaran melalui telepon seluler perlu diimbangi kemampuan memahami risiko, mengendalikan pengeluaran, dan mengambil keputusan keuangan secara rasional.

Pemahaman mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, misalnya, dapat membantu siswa menggunakan uang saku sesuai prioritas. Sementara itu, pengetahuan mengenai keamanan digital dapat menjadi bekal untuk mengenali indikasi penipuan dan melindungi data pribadi.

Meski demikian, keberhasilan program edukasi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga oleh penerapan pengetahuan tersebut dalam keseharian. Peran sekolah dan keluarga tetap diperlukan untuk membangun kebiasaan menabung, mengawasi penggunaan layanan digital, serta membiasakan anak berdiskusi sebelum mengambil keputusan keuangan yang berisiko.

Perlindungan Pelajar di Ruang Digital

Pelaksanaan edukasi bagi siswa SMP juga perlu memperhatikan prinsip perlindungan anak, termasuk menjaga privasi dan keamanan peserta dalam dokumentasi maupun publikasi kegiatan. Penyampaian informasi mengenai risiko digital sebaiknya dilakukan secara edukatif, tanpa mengekspos identitas anak yang berpotensi mengalami kerugian atau menjadi korban kejahatan.

Program Permata CERITA 2026 di Surabaya menjadi salah satu upaya memperluas pemahaman keuangan di kalangan pelajar. Tantangan berikutnya adalah memastikan materi yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga generasi muda tidak hanya mengenal layanan keuangan digital, tetapi juga mampu menggunakannya dengan aman, bijak, dan bertanggung jawab.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.