PBNU Undang Presiden Prabowo Tutup Munas dan Konbes NU 2026 di Bangkalan

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

​JAKARTA, Garudasatunews.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadir sekaligus memberikan amanat pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026.

 

​Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan bahwa lokasi penutupan forum tertinggi kedua di NU ini dirancang bersifat fleksibel guna menyesuaikan dengan agenda kepala negara. Jika Presiden Prabowo berkenan hadir, prosesi penutupan akan dipusatkan di STAI Pesantren Syaichona Moh Cholil, Bangkalan, Jawa Timur.

 

​”PBNU melalui hasil rapat telah memutuskan untuk mengundang secara resmi Bapak Presiden Prabowo guna memberikan amanat pada penutupan tanggal 23 Juni mendatang di Kabupaten Bangkalan. Saat ini, kami terus berkoordinasi dan melakukan konfirmasi, semoga jadwal Beliau memungkinkan,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6/2026).

 

 

​Gus Ipul, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Munas-Konbes dan Muktamar NU, menambahkan bahwa jika agenda Presiden tidak memungkinkan, maka seluruh rangkaian penutupan akan dialihkan ke lokasi pembukaan, yaitu di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri.

​Kepastian ini disampaikan usai Gus Ipul memimpin Apel Kesiapan Banser dan tim keamanan pesantren di Pesantren Ploso, Kediri, pada Selasa, seperti dikutip Detik.com.

Apel tersebut digelar untuk memastikan seluruh aspek pengamanan dan teknis acara berjalan tanpa hambatan.

 

 

​Untuk sesi pembukaan di Pesantren Ploso, panitia menjadwalkan kehadiran jajaran pejabat pemerintah daerah tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, para pengasuh pesantren, pengurus NU lintas wilayah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

​Gus Ipul menegaskan bahwa Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 merupakan pilar strategis yang mengawali transisi organisasi menuju forum tertinggi NU.

 

​”Persiapan menuju Muktamar ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Konbes kali ini adalah tahapan pertama yang sangat krusial,” tegasnya.

 

​Sebagai forum strategis, Munas dan Konbes NU 2026 dijadwalkan akan membedah berbagai agenda besar yang mencakup isu keorganisasian, kemaslahatan umat, hingga persoalan kebangsaan, sekaligus menjadi ruang konsolidasi akbar menjelang Muktamar NU.(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.