PBNU Siagakan Layanan Kesehatan Terpadu Munas-Konbes NU

oleh -45 Dilihat
oleh
PBNU Siagakan Layanan Kesehatan Terpadu Munas-Konbes NU
Tim Kesehatan PBNU saat berada di lokasi Munas-Konbes NU 2026, Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyiapkan sistem layanan kesehatan terpadu untuk mengawal pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, pada 20–23 Juni 2026.

Skema pelayanan tersebut mencakup pendirian posko kesehatan di sejumlah titik strategis, mulai dari Bandara Internasional Juanda, jalur kedatangan peserta, lokasi utama kegiatan, hingga ruang-ruang sidang komisi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan medis dapat diberikan secara cepat dan terkoordinasi selama agenda nasional organisasi berlangsung.

Ketua Lembaga Kesehatan PBNU sekaligus Ketua Panitia Bidang Kesehatan Munas-Konbes NU 2026, HM Zulfikar As’ad atau Gus Ufik, mengatakan seluruh sistem pelayanan kesehatan telah dipersiapkan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur serta Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Kediri dan Bangkalan.

Menurutnya, tim kesehatan juga telah disiagakan sejak di Bandara Internasional Juanda mengingat peserta berasal dari berbagai provinsi dan diperkirakan tiba hampir bersamaan pada Sabtu (20/6/2026). Panitia, lanjutnya, turut menyiapkan armada bus untuk mengantar peserta menuju lokasi kegiatan di Ploso, Kediri.

Sebagai bagian dari sistem tersebut, satu posko kesehatan lengkap dengan ambulans, dokter, dan perawat ditempatkan di Bandara Internasional Juanda sebagai titik awal pelayanan bagi peserta yang datang dari berbagai daerah.

PBNU juga menggandeng jaringan rumah sakit di bawah Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), Lembaga Kesehatan PWNU Jawa Timur, PCNU Kediri, PCNU Bangkalan, serta sejumlah rumah sakit pemerintah dan rumah sakit NU di Jawa Timur guna memperkuat layanan kesehatan selama pelaksanaan Munas dan Konbes.

Gus Ufik menyebut seluruh tim medis beserta armada ambulans telah dibagi ke sejumlah lokasi yang telah ditetapkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Arsinu Jawa Timur.

Dalam skema kesiapsiagaan, panitia menetapkan RSI Lirboyo dan RSUD Gambiran Kediri sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Kediri, sedangkan RSUD Bangkalan menjadi fasilitas rujukan utama untuk wilayah Bangkalan.

Selain rumah sakit rujukan tersebut, jaringan pelayanan kesehatan juga diperkuat oleh sejumlah rumah sakit NU di berbagai daerah, di antaranya RSI Sakinah Mojokerto, RSI Unisma Malang, RSNU Tuban, RSI Madinah Tulungagung, RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, RSNU Jombang, RS Mawaddah Medika Mojokerto, RSU Muslimat Ponorogo, RSNU Babat Lamongan, RSI Mabarrot Gresik, RSI Nashrul Ummah Lamongan, RSUI Madinah Kasembon Malang, RSNU Banyuwangi, RS Unipdu Medika Jombang, RS Hasyim Asy’ari Jombang, Posko Ziarah Muasis, RSI Siti Hajar Sidoarjo, RS Islam Surabaya A. Yani, RSI Darus Syifa Surabaya, serta RS Islam Surabaya Jemursari.

PBNU menyatakan sistem kesehatan terpadu tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi dan mitigasi untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian Munas dan Konbes NU 2026, sekaligus memastikan setiap peserta memperoleh layanan kesehatan secara cepat, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan selama kegiatan berlangsung.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.