Palsukan Identitas KTP, Oknum ASN Asal Sumenep Ditangkap di Pamekasan.

oleh -19 Dilihat
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id – Satreskrim Polres Pamekasan berhasil membongkar kasus dugaan penyalahgunaan dan pemalsuan data pribadi. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Sumenep berinisial AH (48), Jumat (10/7/2026).

 

 

​AH ditangkap lantaran diduga kuat memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Hamzah, seorang warga Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Kasus ini mencuat setelah korban merasa dirugikan oleh penggandaan identitasnya dan langsung melayangkan laporan resmi ke Mapolres Pamekasan.

 

 

​Kronologi Terbongkarnya Kasus :

​Kuasa hukum korban, Yoga, menjelaskan bahwa kliennya yang berprofesi sebagai sopir sama sekali tidak mengetahui bahwa datanya telah digandakan, hingga sebuah telepon dari pihak kepolisian mengungkap segalanya.

​”Klien saya ini seorang sopir. Dia sangat terkejut saat dihubungi oleh Satlantas Polres Pamekasan yang mengabarkan bahwa fisik KTP atas namanya berada di sana,” ujar Yoga saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp.

 

 

​Berdasarkan penelusuran awal, ditemukan kejanggalan di mana KTP ganda atas nama Hamzah tersebut baru saja dicetak di Kabupaten Sumenep pada Mei 2026 lalu.

 

 

​Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya penangkapan terhadap oknum abdi negara tersebut. Saat ini, pihak penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam.

​”Memang benar kasus ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Pamekasan. Kami telah mengamankan seorang tersangka berinisial AH, yang statusnya merupakan ASN di Kabupaten Sumenep,” kata Ipda Yoni.

 

 

​Pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti pada satu tersangka. Saat ini, penyidik terus mengembangkan kasus pemalsuan dokumen kependudukan ini guna melacak adanya keterlibatan jaringan atau pelaku lain.(adc)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.