OTT KPK Madiun, Karangan Bunga Dukungan Maidi Membludak

oleh -324 Dilihat
OTT KPK Madiun, Karangan Bunga Dukungan Maidi Membludak
Deretan karangan bunga berisi dukungan moral untuk Wali Kota Madiun nonaktif Maidi masih berjajar di kawasan PSC seberang Balaikota Madiun.
banner 468x60

MADIUN, Garudasatunews.id — Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, dukungan moral justru mengalir lewat karangan bunga. Puluhan papan ucapan memenuhi kawasan pusat Kota Madiun, membuat pengusaha karangan bunga kebanjiran pesanan.

Pantauan di kawasan wisata Pahlawan Street Center (PSC), Senin (26/1/2026), deretan karangan bunga berjajar rapi di trotoar seberang Balai Kota Madiun. Papan-papan tersebut memuat pesan empati dan dukungan bagi Maidi dari berbagai kalangan.

Pemilik usaha Karangan Bunga Arumsari, Sapto Sugiarto (50), mengaku menerima lonjakan pesanan sejak Jumat (23/1/2026). Usaha yang ia rintis sejak era 1990-an itu mendadak diserbu pemesan.

“Sejak Jumat pesanan masuk terus. Sudah puluhan papan, isinya dukungan moral untuk Pak Maidi,” kata Sapto.

Menurutnya, mayoritas pemesan datang langsung ke toko dan merupakan pelanggan baru. Sementara pelanggan lama memilih memesan melalui pesan singkat.

“Kalau yang datang langsung biasanya pelanggan baru. Yang sudah langganan, pesan lewat WhatsApp,” ujarnya.

Sapto mengaku tidak mengetahui secara rinci identitas para pemesan dan menegaskan dirinya hanya menjalankan usaha.

“Saya santai saja. Ada yang pesan, ya saya buatkan,” tegasnya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan tiga tersangka dalam OTT di Kota Madiun pada Senin (19/1/2026). Mereka adalah Wali Kota Madiun nonaktif Maidi (MD), Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah (TM), serta pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Maidi, Rochim Ruhdiyanto (RR).

Ketiganya diduga terlibat praktik korupsi dengan modus fee proyek, pengelolaan dana CSR, serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.