GRESIK, Garudasatuunews.id – Dugaan keterlibatan oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam praktik pembuatan blangko KTP untuk kepentingan joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mulai terkuak. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik membenarkan adanya indikasi tersebut, seiring penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.
Kasus ini mencuat setelah Polrestabes Surabaya mendalami dugaan pemalsuan identitas yang digunakan peserta UTBK. Dalam proses penyelidikan, seorang oknum PPPK disebut memiliki akses terhadap pembuatan dokumen kependudukan, yang diduga dimanfaatkan untuk memfasilitasi praktik joki.
Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro, mengonfirmasi bahwa oknum tersebut merupakan staf di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang bertugas di Kecamatan Menganti. Ia menegaskan, institusinya membuka ruang penuh bagi aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
BKPSDM juga mengisyaratkan adanya potensi pelanggaran serius terhadap integritas aparatur sipil negara. Jika dugaan tersebut terbukti, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan pemutusan hubungan kerja.
Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik memilih menahan diri sambil menunggu hasil resmi penyelidikan. Sikap ini menegaskan bahwa kasus telah memasuki ranah hukum dan berada di bawah kewenangan aparat kepolisian.
Perkara ini menjadi perhatian publik karena mengindikasikan celah dalam pengawasan dokumen negara yang seharusnya memiliki sistem pengamanan ketat. Dugaan keterlibatan aparatur dalam penyediaan identitas palsu dinilai berpotensi memperluas praktik kecurangan terorganisir dalam seleksi pendidikan nasional.
Aparat kepolisian saat ini tidak hanya menelusuri penggunaan identitas palsu, tetapi juga membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam penyediaan dokumen pendukung bagi praktik joki UTBK. Pendalaman ini menjadi kunci untuk mengungkap apakah kasus tersebut berdiri sendiri atau bagian dari skema sistematis yang melibatkan lebih dari satu pihak.
(Red-Garudasatuunews)














