OJK Kediri Perkuat Sinergi Media Dorong Ekonomi Daerah

oleh -25 Dilihat
oleh
OJK Kediri Perkuat Sinergi Media Dorong Ekonomi Daerah
OJK Kediri terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat,
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, dalam kegiatan Media Gathering Tahun 2026 bertema “Sinergi Membangun Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Berdaya” yang digelar di Bali, Kamis (11/6/2026).

Dalam forum tersebut, OJK Kediri menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang memerlukan dukungan ekosistem kuat, mulai dari akses pembiayaan, layanan keuangan yang inklusif, hingga sinergi antarpemangku kepentingan.

Ismirani menyebut media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi terkait sektor jasa keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai program edukasi keuangan, peningkatan inklusi keuangan, serta pelindungan konsumen dapat menjangkau publik secara lebih luas melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

“Dukungan media selama ini berkontribusi dalam penyebarluasan informasi sektor jasa keuangan kepada masyarakat,” ujar Ismirani dalam keterangannya.

Ia menambahkan hubungan antara OJK dan media dibangun melalui prinsip keterbukaan informasi, kepercayaan, serta tujuan bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan dan produk jasa keuangan.

Kegiatan tersebut turut dibuka Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, yang menekankan pentingnya sinergi regulator dan media dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, media berperan sebagai saluran informasi yang efektif dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program pengembangan ekonomi kepada masyarakat.

Dalam sesi pemaparan materi, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, menjelaskan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Bali, termasuk langkah-langkah pemulihan sektor wisata pascapandemi COVID-19.

Ia menegaskan keberhasilan pengembangan pariwisata membutuhkan keterlibatan berbagai sektor ekonomi secara terintegrasi sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Asisten Direktur Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Provinsi Bali, I Gusti Bagus Adi Wijaya, memaparkan kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung pertumbuhan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pembiayaan, akses layanan keuangan, serta penguatan kapasitas pelaku usaha.

Selain mengikuti diskusi dan pemaparan materi, peserta Media Gathering 2026 juga melakukan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Bali guna mempelajari praktik pengembangan pariwisata berbasis kolaborasi yang telah diterapkan di daerah tersebut.

OJK Kediri menilai pengalaman tersebut dapat menjadi referensi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah kerjanya yang meliputi eks-Karesidenan Kediri dan eks-Karesidenan Madiun.

Ke depan, OJK Kediri menyatakan akan terus memperkuat kemitraan dengan media guna mendukung penyampaian informasi yang edukatif, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.