SURABAYA, Garudasatunews.id – PT Metatu Nusantara Jaya (MNJ) kembali menggelar agenda religi bertajuk MNJ Bersholawat pada Senin (1/6/2026) mendatang. Kegiatan ini menjadi penanda peringatan hari ulang tahun ke-11 perusahaan pengelola limbah tersebut sekaligus memperlihatkan konsolidasi kekuatan internal perusahaan melalui kegiatan keagamaan berskala besar.
Manajemen PT MNJ memastikan sejumlah ulama dan habaib nasional bakal hadir dalam agenda tersebut. Di antaranya Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan, Habib Ali Bin Abdurrahman Alhabsyi, hingga KH Agoes Ali Masyhuri dari Pondok Pesantren Bumi Sholawat.
Acara dijadwalkan berlangsung di area internal perusahaan yang diklaim mampu menampung hingga 20 ribu jemaah. Kapasitas besar itu menunjukkan skala kegiatan yang dipersiapkan perusahaan dalam momentum satu dekade lebih perjalanan bisnisnya.
Direktur Utama PT MNJ, Abdul Rohim, menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin perusahaan untuk memperkuat nilai spiritual di tengah aktivitas usaha yang terus berkembang.
“Ini merupakan agenda rutin perusahaan dan bagian dari ikhtiar spiritual agar kita selalu mengumandangkan selawat dan mengingat peran Allah dalam setiap perjalanan hidup,” ujar Abdul Rohim, Rabu (27/5/2026).
Selain bergerak di sektor pengelolaan limbah, perusahaan disebut terus memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan kerja sama dengan sejumlah mitra strategis. Ekspansi usaha itu diklaim menjadi bagian dari capaian perusahaan selama sebelas tahun terakhir.
Sebagai pembina Majelis Ar-Rohimin, Abdul Rohim menegaskan keseimbangan antara aspek usaha dan spiritual menjadi fondasi utama budaya kerja di lingkungan perusahaan. Nilai religius tersebut, menurutnya, terus ditanamkan kepada seluruh karyawan.
“Jadi ini sebagai bentuk rasa syukur kami, yang sampai saat ini perusahaan semakin berkembang. Ini juga tidak lepas dari doa para guru, para habib, para ulama,” tuturnya.
Di sisi lain, perusahaan juga mengklaim aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan sasaran anak yatim, warga kurang mampu, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar lingkungan usaha.
Untuk mengantisipasi membludaknya jemaah, panitia menyiapkan pengamanan gabungan dalam jumlah besar. Sedikitnya 150 personel kepolisian dan 50 personel TNI disiagakan di sejumlah titik guna mengatur arus massa dan lalu lintas.
Pengamanan juga diperkuat 300 anggota Banser, 200 personel LPM Suramadu, 100 anggota Madas, serta Linmas Desa Metatu yang bertugas melakukan sterilisasi area kegiatan demi menjaga situasi tetap kondusif selama acara berlangsung.
(Red-Garudasatunews)














