Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Pasuruan Siap MPLS

oleh -26 Dilihat
oleh
Mensos-Pastikan-Sekolah-Rakyat-Pasuruan-Siap-MPLS
Mensos-Pastikan-Sekolah-Rakyat-Pasuruan-Siap-MPLS
banner 468x60

PASURUAN, Garudasatunews.id – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf memastikan kesiapan fisik Sekolah Rakyat (SR) Jawa Timur 3 di Kota Pasuruan telah mencapai lebih dari 95 persen. Pemerintah menargetkan fasilitas tersebut siap digunakan untuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 31 Juli mendatang sebagai bagian dari dimulainya aktivitas belajar mengajar tahun ajaran baru.

Kepastian itu disampaikan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat meninjau progres pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat, Jumat (17/7). Peninjauan dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana utama dapat berfungsi sesuai standar sebelum ditempati peserta didik.

“Kita lihat sarana prasarana yang ada di sini sudah lebih dari 95 persen. Insyaallah nanti mulai pembelajaran atau MPLS tanggal 31 Juli, dengan 60 lebih titik lagi yang lain. Per hari ini sudah ada 19 MPLS yang ada di gedung permanen Sekolah Rakyat, nah, ini akan ada tambahan lagi 60 lebih di tanggal 31 termasuk Kota Pasuruan ini,” ujar Gus Ipul.

Hasil peninjauan menunjukkan pembangunan gedung utama hampir rampung, sementara penyelesaian sejumlah pekerjaan akhir terus dipercepat agar seluruh fasilitas dapat digunakan secara optimal. Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap ruang kelas, area penunjang, dan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan proses belajar berlangsung aman dan nyaman.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat Jawa Timur 3 telah dilengkapi berbagai fasilitas olahraga, antara lain lapangan basket, lapangan sepak bola, serta lintasan lari. Fasilitas tersebut diharapkan mendukung pembinaan kesehatan, kebugaran, dan pengembangan karakter peserta didik selama mengikuti proses pendidikan.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penyediaan lahan serta percepatan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat.

“Kerja sama ini akan berkelanjutan, tidak hanya sampai di situ karena Pak Wali Kota, Gubernur, Bupati ini adalah menjadi bagian dari tim penyelenggaraan Sekolah Rakyat menindaklanjuti arahan Bapak Presiden. Jadi saya gembira perkembangannya cukup baik, di mana anak-anak kita kelihatan tumbuh dengan baik secara fisik dan karakternya mulai lebih percaya diri,” kata Gus Ipul.

Pemerintah menyatakan evaluasi terhadap operasional Sekolah Rakyat akan dilakukan secara berkala, termasuk setelah proses perpindahan dari gedung sementara ke gedung permanen selesai. Penguatan sistem pengelolaan dan keamanan lingkungan sekolah juga menjadi perhatian agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Selain pembangunan fisik, pemerintah menilai Program Sekolah Rakyat diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang layak. Pelaksanaan program tersebut diharapkan tetap mengedepankan perlindungan hak anak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip pemberitaan ramah anak, tanpa mengungkap identitas maupun data pribadi peserta didik.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 95 persen, Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat Kota Pasuruan mulai beroperasi sesuai jadwal dan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan MPLS pada 31 Juli mendatang. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.