Megawati Dorong Kader Tinggalkan Ketergantungan Beras

oleh -30 Dilihat
oleh
Megawati Dorong Kader Tinggalkan Ketergantungan Beras
Megawati Soekarnoputri saat berziarah ke Makam Bung Karno Blitar.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kepada kader di Blitar untuk mengurangi ketergantungan pada beras memunculkan sinyal serius terkait antisipasi krisis pangan, sekaligus mendorong pergeseran pola produksi di tingkat akar rumput.

Arahan tersebut meminta kader tidak lagi bertumpu pada padi sebagai komoditas utama, melainkan mulai menginisiasi penanaman tanaman pangan alternatif sebagai langkah mitigasi menghadapi ketidakpastian global.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Blitar, Supriyadi, membenarkan adanya instruksi langsung dari pimpinan pusat yang menekankan peran kader di desa untuk memimpin gerakan tersebut.

“Itu ada instruksi dari ibu Ketua Umum agar kader di desa mulai menanam tanaman tambahan atau pengganti padi,” ujarnya, Senin (30/03/2026).

Kebijakan ini menempatkan Blitar sebagai wilayah strategis dalam implementasi gagasan kedaulatan pangan partai, mengingat posisi historisnya sebagai kota Bung Karno yang kerap dijadikan simbol ideologis PDIP.

Namun, di balik narasi kemandirian pangan, muncul pertanyaan mengenai kesiapan infrastruktur pertanian, pendampingan teknis, serta keberlanjutan program agar tidak berhenti sebagai agenda politik jangka pendek.

PDIP mendorong agar gerakan ini tidak sekadar simbolik, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui kader partai.

“Tujuannya satu, jika dalam kondisi darurat, bisa menjadi pengganti beras,” tegas Supriyadi.

Langkah ini diproyeksikan menjadi agenda prioritas PDIP Blitar dalam waktu dekat, sekaligus strategi memperkuat basis dukungan melalui isu ketahanan pangan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Meski demikian, efektivitas kebijakan ini akan sangat bergantung pada implementasi di lapangan, termasuk kemampuan kader menerjemahkan instruksi politik menjadi solusi konkret bagi ancaman krisis pangan yang kian nyata.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.