Mayat Misterius Mengapung di Brantas, Identitas Gelap

oleh -41 Dilihat
oleh
Mayat Misterius Mengapung di Brantas, Identitas Gelap
Evakuasi mayat dari aliran Sungai Brantas. [Foto: ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Saksimata.my.id – Warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Brantas, Jumat (10/4/2026) siang. Proses evakuasi terhadap jenazah tersebut memakan waktu hingga dua jam.

Penemuan bermula sekitar pukul 13.50 WIB, saat warga melihat tubuh korban tersangkut di aliran sungai. Temuan itu segera dilaporkan kepada petugas, yang kemudian merespons dengan menerjunkan tim gabungan ke lokasi.

Tim yang terlibat terdiri dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, serta BPBD Kabupaten Sidoarjo. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet, dimulai dari kawasan Jembatan Tanjang Rono hingga ke arah hilir.

Setelah hampir dua jam penyisiran, jenazah akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 15.50 WIB di sekitar Jembatan Apung, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 25 hingga 30 tahun, namun hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

“Jenazah berhasil dievakuasi tim gabungan dan selanjutnya dibawa ke Pusdik Gasum Porong, Sidoarjo, untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung relatif lancar, meski petugas menghadapi arus sungai yang cukup deras serta kondisi tubuh korban yang telah lama mengapung. Hal ini menuntut kehati-hatian ekstra dalam penanganan di lapangan.

Dari sudut pandang investigatif, penemuan mayat tanpa identitas di aliran Sungai Brantas ini menimbulkan pertanyaan serius terkait asal-usul korban dan kemungkinan adanya unsur tindak kriminal. Minimnya informasi awal mengenai identitas korban memperbesar tantangan bagi aparat dalam mengungkap latar belakang kejadian.

Selain itu, lokasi penemuan yang berada di aliran sungai utama juga membuka kemungkinan bahwa korban bukan berasal dari wilayah setempat, melainkan terbawa arus dari daerah lain. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kematian korban.

Kasus ini masih menyisakan tanda tanya besar dan menuntut penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah peristiwa ini murni kecelakaan atau memiliki indikasi lain yang lebih kompleks. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.