LP2M UIN Malang Dampingi BUMDes Selo Angon Makmur

oleh -35 Dilihat
oleh
LP2M UIN Malang Dampingi BUMDes Selo Angon Makmur
LP2M UIN Malang Dampingi BUMDes Selo Angon Makmur Blitar (Foto: Istimewa)
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan pendampingan terhadap BUMDes Selo Angon Makmur di Kabupaten Blitar melalui skema Gaduh Amanah. Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pengelolaan usaha desa yang lebih produktif.

Program tersebut menempatkan BUMDes sebagai salah satu instrumen pengembangan ekonomi berbasis potensi masyarakat desa. Skema Gaduh Amanah menjadi pendekatan pemberdayaan yang mengedepankan pengelolaan aset atau usaha secara amanah dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dari proses pengembangan ekonomi.

Pendampingan LP2M UIN Malang terhadap BUMDes Selo Angon Makmur bukan merupakan hal baru. BUMDes yang berada di Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, sebelumnya juga menjadi bagian dari program pemberdayaan dan pengembangan usaha yang melibatkan akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sejumlah rekam akademik UIN Malang mencatat adanya program pengembangan BUMDes Selo Angon Makmur, termasuk pendampingan pemasaran digital hasil usaha untuk pemberdayaan masyarakat serta revitalisasi pengelolaan embung desa sebagai objek wisata.

Dari perspektif pemberdayaan ekonomi desa, keterlibatan perguruan tinggi menjadi penting karena BUMDes tidak hanya membutuhkan modal usaha, tetapi juga penguatan manajemen, pemasaran, inovasi, dan tata kelola. Pengalaman pendampingan sebelumnya menunjukkan bahwa aspek pemasaran digital juga menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan usaha BUMDes Selo Angon Makmur.

Skema Gaduh Amanah sekaligus memperlihatkan bagaimana pendekatan ekonomi berbasis kepercayaan dapat diarahkan menjadi bagian dari penguatan masyarakat. Namun, keberhasilan program tetap bergantung pada transparansi pengelolaan, pembagian manfaat yang jelas, serta kemampuan pengelola BUMDes memastikan usaha berjalan secara berkelanjutan.

Bagi masyarakat desa, keberadaan BUMDes semestinya tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan. Ukuran keberhasilannya terletak pada sejauh mana usaha yang dikelola mampu membuka peluang ekonomi, meningkatkan partisipasi warga, dan memberikan manfaat nyata bagi desa.

Pendampingan LP2M UIN Malang terhadap BUMDes Selo Angon Makmur dengan demikian menjadi bagian dari upaya mempertemukan kapasitas akademik dengan kebutuhan pembangunan ekonomi masyarakat desa. Penguatan tata kelola dan pengembangan usaha menjadi faktor penting agar potensi BUMDes dapat berkembang secara berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.