Layanan Kesehatan WhatsApp 24 Jam Segera Hadir

oleh -30 Dilihat
oleh
Layanan Kesehatan WhatsApp 24 Jam Segera Hadir
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Kepala Dinas Kesehatan bertemu Executive Director of Product and Tech Noora Health Global, Anubhav Arora.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah menyiapkan layanan konsultasi kesehatan gratis selama 24 jam berbasis WhatsApp sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pendampingan kesehatan secara cepat. Layanan yang dikembangkan bersama Noora Health tersebut akan terintegrasi dalam platform Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi (Oasis Wangi).

Sebelum pengembangan Oasis Wangi, Noora Health telah menjalankan Program Pendamping Perawatan atau Care Companion Program (CCP) di Banyuwangi sejak 2025. Program tersebut berfokus pada penguatan kapasitas layanan kesehatan melalui pelatihan keterampilan kesehatan bagi masyarakat dan pendamping pasien.

Pengembangan platform Oasis Wangi dipaparkan Executive Director of Product and Tech Noora Health Global, Anubhav Arora, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (20/6/2026).

Menurut Anubhav, layanan telekonsultasi ini memungkinkan masyarakat menyampaikan berbagai keluhan dan pertanyaan kesehatan secara langsung kepada tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas, mulai dari persoalan kesehatan ibu dan anak hingga penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, serta penyakit jantung.

Layanan tersebut menggunakan aplikasi WhatsApp sehingga masyarakat tidak perlu mengunduh platform tambahan untuk memperoleh akses konsultasi kesehatan.

“Pertanyaan warga terkait kesehatan yang masuk melalui WhatsApp akan langsung direspons oleh tenaga kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dengan lebih mudah,” ujar Anubhav.

Setiap laporan dan konsultasi yang diterima nantinya akan ditindaklanjuti tenaga kesehatan melalui pemberian edukasi medis, anjuran tindakan pencegahan, panduan perawatan mandiri di rumah, hingga rekomendasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila kondisi pasien memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai kehadiran layanan digital tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat akses masyarakat terhadap informasi kesehatan serta mencegah keterlambatan penanganan penyakit.

Menurut Ipuk, masyarakat diharapkan memanfaatkan fasilitas tersebut sejak tahap awal munculnya keluhan kesehatan, termasuk untuk konsultasi kehamilan, kesehatan keluarga, maupun pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

“Upaya deteksi dan penanganan sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan,” kata Ipuk.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menyampaikan, pemerintah daerah bersama Noora Health masih melakukan sejumlah persiapan teknis, termasuk pelatihan tenaga kesehatan agar pelayanan yang diberikan berjalan efektif, responsif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sebagai tahap awal, uji coba layanan Oasis Wangi dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026 di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Bajulmati, Puskesmas Mojopanggung, dan Puskesmas Kabat.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan layanan telekonsultasi kesehatan berbasis WhatsApp tersebut dapat diperluas secara bertahap hingga menjangkau seluruh masyarakat Banyuwangi pada akhir 2026 atau awal 2027.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.