Lansia Tewas Tertabrak Motor di Jembatan Damarsi

oleh -55 Dilihat
oleh
Lansia Tewas Tertabrak Motor di Jembatan Damarsi
Petugas dibantu relawan mengevakuasi jenazah korban. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Seorang lanjut usia (lansia) tewas setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Jembatan Damarsi, Kabupaten Mojokerto. Korban meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor yang melintas di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kawasan Damarsi merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan. Lokasi ini berada di wilayah Kecamatan Mojoanyar dan menjadi akses yang menghubungkan sejumlah kawasan di Kabupaten Mojokerto.

Kecelakaan bermula ketika sepeda motor melintas di kawasan jembatan. Dalam kondisi tersebut, kendaraan kemudian terlibat tabrakan dengan seorang lansia hingga korban mengalami luka serius. Nyawa korban akhirnya tidak tertolong.

Insiden ini kembali menyoroti aspek keselamatan pengguna jalan di kawasan Jembatan Damarsi. Kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, jarak pandang, serta kewaspadaan pengendara menjadi sejumlah faktor yang penting diperhatikan dalam setiap kecelakaan lalu lintas.

Kawasan Damarsi sendiri bukan wilayah yang asing dengan persoalan keselamatan transportasi. Dusun Damarsi, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, juga dikenal memiliki jalur perlintasan kereta api yang sebelumnya kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Perlintasan tersebut kemudian dilengkapi palang pintu otomatis pada 2024 sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan.

Namun, kecelakaan yang menewaskan lansia ini menunjukkan bahwa keselamatan tidak hanya bergantung pada fasilitas pengamanan. Perilaku pengguna jalan, kecepatan kendaraan, kondisi lingkungan jalan, serta perhatian terhadap keberadaan pejalan kaki dan pengguna jalan rentan juga menjadi faktor penting.

Dari sisi keselamatan publik, kecelakaan tersebut patut menjadi bahan evaluasi bagi pemangku kepentingan maupun pengguna jalan. Terlebih, lansia merupakan kelompok pengguna jalan yang membutuhkan perhatian lebih karena kemampuan bergerak dan merespons bahaya dapat berbeda dibandingkan pengguna jalan usia produktif.

Polisi diharapkan dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kronologi kecelakaan, termasuk posisi korban dan kendaraan, kondisi jalan, serta faktor lain yang berpotensi menjadi penyebab. Langkah tersebut penting agar kecelakaan serupa tidak hanya berhenti sebagai catatan peristiwa, tetapi menjadi dasar evaluasi keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan jembatan maupun jalur yang ramai aktivitas warga. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, terutama ketika berhadapan dengan pejalan kaki dan kelompok masyarakat rentan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.