Towing Diduga Mengantuk, Lima Kendaraan Tabrakan di Tol Sumo

oleh -34 Dilihat
oleh
Towing Diduga Mengantuk, Lima Kendaraan Tabrakan di Tol Sumo
Diduga Sopir Towing Mengantuk, Lima Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Sumo
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di KM 718 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Minggu (4/10/2026) malam. Insiden tersebut diduga dipicu pengemudi truk towing yang mengantuk hingga kendaraannya oleng dan menghantam truk Fuso di depannya.

Peristiwa sekitar pukul 20.48 WIB itu melibatkan truk towing bernomor polisi B 9022 KIB, truk Fuso DA 8115 JA, Daihatsu Sigra L 1979 KU, Toyota Innova N 1506 ABR, serta sebuah bus AG 7278 UZ. Akibat kecelakaan, arus lalu lintas menuju Surabaya sempat mengalami kemacetan selama proses penanganan dan evakuasi kendaraan.

Panit 3 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim Ipda Siswanto menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk towing yang dikemudikan Anggit (35), warga Boyolali, Jawa Tengah, melaju dari arah Solo menuju Surabaya melalui lajur cepat.

Saat tiba di KM 718 jalur A, pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi. Kendaraan kemudian oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang truk Fuso yang berada di depannya.

Benturan tersebut membuat truk towing berhenti dalam posisi melintang di badan jalan. Kondisi itu menjadi titik awal tabrakan berikutnya karena tiga kendaraan yang melaju dari arah belakang di lajur cepat tidak sempat menghindari kendaraan yang menghalangi jalur.

Daihatsu Sigra, Toyota Innova dan bus kemudian turut menabrak truk towing. Rangkaian benturan tersebut menyebabkan lima kendaraan mengalami kerusakan.

Dari data awal kepolisian yang dikutip sumber pemberitaan, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat. Kerugian material kendaraan diperkirakan sekitar Rp10 juta, sementara kerusakan sarana jalan tol masih dalam proses penghitungan.

Saat kejadian, kondisi lalu lintas disebut ramai lancar dengan cuaca cerah. Petugas PJR bersama pengelola jalan tol melakukan pengaturan arus, olah tempat kejadian perkara, pendataan kendaraan serta evakuasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti risiko microsleep atau tertidur sesaat ketika mengemudi, khususnya pada perjalanan jarak jauh. Faktor kelelahan dan kantuk dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kendali hanya dalam hitungan detik.

Kepolisian mengimbau pengguna jalan tol tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika mulai mengantuk atau kelelahan. Pengemudi diminta segera menepi dan memanfaatkan rest area untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Penanganan kecelakaan selanjutnya dilakukan oleh petugas terkait untuk memastikan kronologi serta penyebab kecelakaan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.