Lansia Tewas Ditabrak Truk di Jalur Kayen Jombang

oleh -24 Dilihat
oleh
Lansia Tewas Ditabrak Truk di Jalur Kayen Jombang
Polisi melakukan olah TKP dalam kasus tabrak lari di jalur arteri Kayen Jombang, Jumat (18/9/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Seorang lanjut usia berinisial SP (69), warga Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jumat petang, 18 September 2026. Korban meninggal dunia saat perjalanan pulang dan hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari rumahnya.

Peristiwa maut tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 3686 UY yang dikendarai korban dengan sebuah truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Kecelakaan berujung fatal setelah truk melaju dari arah Nganjuk menuju Jombang.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan kepolisian, kecelakaan diduga bermula ketika pengemudi truk berupaya mendahului kendaraan di depannya. Saat melakukan manuver, truk mengambil haluan terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, korban melaju dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari. Korban kemudian terpental dan mengalami luka berat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman menjelaskan, posisi kendaraan dan kondisi di lokasi menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian untuk memastikan rangkaian kecelakaan tersebut.

Korban sempat dievakuasi warga dan petugas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, luka yang dialaminya cukup parah sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Persoalan lain muncul setelah kecelakaan. Truk yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kendaraan sempat berhenti sesaat setelah benturan, tetapi pengemudinya kemudian kembali melaju dan meninggalkan korban.

Kondisi tersebut membuat perkara berkembang menjadi dugaan kecelakaan tabrak lari. Polisi kini berupaya mengidentifikasi kendaraan dan pengemudinya melalui keterangan saksi serta rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sepanjang jalur tersebut.

Kepolisian juga masih melakukan pendalaman terhadap kronologi dan faktor penyebab kecelakaan. Penelusuran tersebut penting untuk memastikan apakah manuver mendahului menjadi faktor utama benturan serta mengungkap identitas kendaraan yang meninggalkan lokasi.

Ipda Nurul Iman menyatakan polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Petugas juga masih memburu pengemudi truk yang diduga melarikan diri setelah kecelakaan.

Kasus ini sekaligus kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam melakukan manuver mendahului, terutama pada ruas jalan dengan arus kendaraan dari dua arah. Setiap tindakan yang mengambil jalur berlawanan memiliki risiko tinggi apabila tidak memperhitungkan jarak aman dan kondisi lalu lintas.

Hingga berita ini ditulis, identitas pengemudi maupun nomor polisi truk yang diduga terlibat belum diketahui secara pasti. Polisi masih mengandalkan pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV untuk mengungkap kendaraan serta pengemudi yang meninggalkan lokasi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.